Ubah Profesi di KTP Saudi Wajib Datang ke Kantor dan Bawa Surat Keterangan Kerja
Otoritas Sipil Arab Saudi mewajibkan warga yang ingin mengubah profesi di KTP untuk datang ke kantor terdekat dan membawa surat keterangan dari tempat kerja.
Poin Utama
AIOtoritas Sipil Arab Saudi menjelaskan bahwa perubahan profesi pada KTP nasional memerlukan kunjungan ke kantor Otoritas Sipil terdekat, dengan membawa surat keterangan profesi yang dikeluarkan oleh tempat kerja, serta melengkapi dokumen dan prosedur yang diperlukan.
Langkah-langkah Mengubah Profesi di KTP
Proses perubahan profesi dimulai dengan mendatangi kantor Otoritas Sipil terdekat pada jam kerja resmi, lalu menyerahkan KTP asli beserta fotokopinya yang masih berlaku.
Selanjutnya, pemohon wajib menyerahkan surat keterangan bebas tugas dari pekerjaan sebelumnya yang tercantum di KTP, melampirkan dokumen resmi yang membuktikan profesi baru dari tempat kerja baru, kemudian mengisi formulir permohonan perubahan profesi dengan data yang akurat.
Petugas terkait akan memeriksa data dan dokumen yang diajukan sebelum melanjutkan proses resmi dan memperbarui data profesi pada KTP.
Syarat Mengubah Profesi
Syarat perubahan profesi meliputi pengisian formulir permohonan secara lengkap dan akurat, menyerahkan KTP asli dan fotokopinya, dokumen yang membuktikan profesi baru dari tempat kerja, serta surat yang menunjukkan pembebasan atau berakhirnya pekerjaan sebelumnya.
Proses ini juga mewajibkan adanya surat keterangan profesi yang dikeluarkan oleh tempat kerja, sebagaimana dijelaskan oleh Otoritas Sipil.
Dokumen yang Diperlukan
Dokumen yang dibutuhkan untuk perubahan profesi meliputi ijazah pendidikan atau kualifikasi akademik, KTP asli dan fotokopinya, surat bebas tugas dari pekerjaan sebelumnya, serta dokumen resmi yang membuktikan profesi baru.
Pemohon wajib mendatangi kantor Otoritas Sipil untuk menyelesaikan proses perubahan profesi.
Ketentuan Pencatatan Profesi
Profesi yang dicatat di KTP berbeda-beda tergantung jenis pekerjaan dan status layanan; jika bekerja di instansi pemerintah yang tunduk pada sistem pensiun atau jaminan sosial, maka profesi dicatat sebagai "pegawai pemerintah".
Jika bekerja di sektor swasta, profesi dicatat sebagai "pegawai swasta", sedangkan bagi yang pensiun, profesi dicatat sebagai "pensiunan". Jika berhenti bekerja karena alasan lain, alasan tersebut akan dicantumkan di kolom profesi.
Bagi pemilik usaha dengan izin usaha aktif, profesi dicatat sebagai "pedagang" di kolom profesi.
Otoritas Sipil juga menjelaskan bahwa denda sebesar 100 riyal Saudi akan dikenakan bagi yang belum membuat KTP setelah berusia 18 tahun.
