Lompat ke konten
Sabtu, 5 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Sultan: Komunikasi Efektif Dimulai dari Memahami Tujuan Organisasi

Dewan Qalam Emas di Riyadh menggelar peluncuran buku 'Komunikasi Strategis' karya Abdulrahman bin Sultan Sultan, dihadiri para pegiat media dan komunikasi.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 3 mnt baca
Peluncuran buku Komunikasi Strategis di Riyadh

Poin Utama

AI

Dewan Qalam Emas di Riyadh hari ini menggelar acara peluncuran dan penandatanganan buku "Komunikasi Strategis: Panduan Praktis dari Teori ke Aplikasi" karya penulis sekaligus pakar komunikasi strategis, Abdulrahman bin Sultan Sultan, yang dihadiri sejumlah pegiat media dan komunikasi.

Dalam acara tersebut, Sultan menyampaikan bahwa ide penulisan buku ini muncul sebagai respons atas kebutuhan akan referensi berbahasa Arab yang khusus membahas komunikasi strategis, serta sebagai upaya untuk mentransfer pengalaman dan keahlian profesional kepada generasi baru pekerja dan pemerhati bidang media dan komunikasi.

Ia menegaskan bahwa komunikasi kini bukan lagi fungsi sekunder dalam organisasi, melainkan telah menjadi unsur utama dan sentral dalam aktivitas individu maupun lembaga. Sultan menambahkan, konsep "komunikasi strategis" mengangkat peran komunikasi agar selaras dengan tujuan utama organisasi dan berkontribusi dalam pencapaiannya.

Sultan juga menyoroti pentingnya mengikuti perkembangan pesat di bidang komunikasi melalui pelatihan berkelanjutan dan transfer pengetahuan. Ia menekankan tanggung jawab para profesional untuk mendokumentasikan pengalaman mereka dan membagikannya kepada rekan sejawat serta generasi berikutnya, demi akumulasi pengetahuan dan pengembangan praktik profesional.

Ia mengungkapkan adanya kesenjangan yang ia rasakan saat berinteraksi dengan peserta pelatihan dari berbagai universitas, antara materi akademis dan kebutuhan kerja komunikasi sehari-hari. Buku ini, menurutnya, hadir sebagai upaya untuk memperkecil kesenjangan tersebut dengan menyajikan pengetahuan secara ringkas dan praktis, tanpa berlebihan dalam teori.

Sultan menjelaskan bahwa buku ini dirancang untuk menyederhanakan topik-topik komunikasi dan merangkumnya dalam format yang ringkas dan mudah dibaca, terinspirasi dari pengalaman menulis artikel sepanjang 400 hingga 500 kata, sehingga memudahkan pembaca beralih dari konsep teoretis ke penerapan di lingkungan kerja.

Ia juga memaparkan perjalanan kariernya selama lebih dari 25 tahun di bidang komunikasi di sektor pemerintah, swasta, dan nirlaba. Sultan menyebutkan, ide buku ini berawal dari kuliah dan artikel yang ia tulis di surat kabar Riyadh, sebelum berkembang menjadi karya yang memadukan pengalaman profesional dan pengetahuan akademis.

Sultan menegaskan bahwa buku ini menggunakan bahasa yang sederhana dan langsung, serta dilengkapi kisah nyata keberhasilan dan kegagalan, juga data statistik terbaru, agar dapat memberikan manfaat praktis bagi para profesional dan peminat dalam menerapkan konsep komunikasi strategis.

Sultan juga membahas transformasi yang terjadi dalam praktik komunikasi di Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir sejalan dengan Visi Saudi 2030, dan menegaskan bahwa ke depan para profesional memiliki tanggung jawab lebih besar untuk memperdalam transformasi ini dan meneguhkan komunikasi sebagai fungsi utama dalam organisasi.

Ia menekankan bahwa dokumentasi pengalaman dan keahlian merupakan fondasi penting untuk pembangunan masa depan, seraya berharap buku ini dapat menjadi referensi praktis yang mudah bagi para profesional dan peminat, serta berkontribusi dalam mentransfer pengalaman kepada generasi baru dan meningkatkan standar profesionalisme.

Sultan menyampaikan terima kasih kepada Dewan Qalam Emas atas penyelenggaraan acara peluncuran dan dukungannya kepada para kreator, serta mengucapkan terima kasih kepada Yasser Madkhali dan Yang Mulia Penasihat Turki bin Abdulmohsen Al-Sheikh, Ketua Dewan Direksi Otoritas Umum Hiburan, atas dukungan dan perhatiannya.

Acara ini juga diisi dengan diskusi terbuka bersama penulis yang membahas sejumlah konsep komunikasi strategis dan penerapannya di lapangan, tantangan yang dihadapi para praktisi, serta pentingnya mengaitkan aktivitas komunikasi dengan visi dan tujuan strategis organisasi.

Komentar (0)