Lompat ke konten
Senin, 31 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Pengamat: Implementasi Kesepakatan Mekkah Jadikan Aliansi Pertahanan Nyata

Pengamat politik Dr. Barakah Al-Houshan menyoroti pentingnya implementasi nyata Kesepakatan Mekkah dalam membangun sistem keamanan bersama.

AJEL Indonesia38 mnt lalu · 1 mnt baca
Ilustrasi pengamat politik membahas Kesepakatan Mekkah

Poin Utama

AI

Pengamat politik Dr. Barakah Al-Houshan menegaskan pentingnya transisi Kesepakatan Mekkah untuk pertahanan bersama dari tahap penandatanganan menuju implementasi mekanisme politik dan pertahanannya.

Al-Houshan, dalam wawancara di "Radio Al-Ikhbariya", menambahkan bahwa langkah mengaktifkan mekanisme Kesepakatan Mekkah menjadi kunci transformasi dari kerangka politik menjadi sistem keamanan yang operasional.

Ia melanjutkan, kesepakatan ini menunjukkan niat Arab Saudi, Turki, dan Pakistan untuk membangun kerangka keamanan jangka panjang, bukan sekadar aliansi. Kekuatan aliansi ini terletak pada keunggulan masing-masing negara: Arab Saudi memiliki bobot ekonomi dan politik serta peran penting di dunia Islam, Pakistan adalah negara Islam dengan kekuatan nuklir, sementara Turki memiliki tentara terbesar kedua di NATO dan pengalaman militer yang luas.

Menurut Al-Houshan, kombinasi ini menciptakan kemampuan penangkal yang kuat, dan integrasi ketiga kekuatan tersebut menghasilkan aliansi yang solid dan diperhitungkan di kawasan.


Komentar (0)