Lompat ke konten
Selasa, 15 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Arab Saudi Perkuat Tata Kelola AI dan Tingkatkan Kapasitas Nasional

Ketua SDAIA, Dr. Abdullah Al-Ghamdi, menyatakan Arab Saudi terus memperkuat tata kelola kecerdasan buatan dan membangun kapasitas nasional melalui berbagai inisiatif.

AJEL Indonesia49 mnt lalu · 2 mnt baca
Ketua SDAIA berbicara di Forum Etika AI Riyadh

Poin Utama

AI

Ketua Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Arab Saudi (SDAIA), Dr. Abdullah Al-Ghamdi, menyatakan bahwa Arab Saudi terus memperkuat tata kelola kecerdasan buatan (AI) dan memperluas pembangunan kapasitas nasional di bidang ini, melalui peluncuran berbagai inisiatif yang bertujuan mengatur penggunaan teknologi AI, mengelola risikonya, serta meningkatkan kesadaran dan keahlian khusus, demi memastikan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya pada Forum Global UNESCO ke-4 tentang Etika Kecerdasan Buatan di Riyadh, yang diselenggarakan oleh Arab Saudi melalui SDAIA, bekerja sama dengan UNESCO dan Pusat Internasional untuk Riset dan Etika Kecerdasan Buatan (ICAIRE), pada 14 hingga 17 September 2026. Forum ini dihadiri Wakil Direktur Jenderal UNESCO, Asa Renier, dan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal ICAIRE, Dr. Majed Al-Shehri.

Dr. Abdullah Al-Ghamdi menjelaskan bahwa inisiatif yang diluncurkan Arab Saudi tahun ini dalam tata kelola AI mencakup kerangka kerja manajemen risiko AI, kebijakan penggunaan AI yang bertanggung jawab, serta sertifikasi AI untuk individu, di samping sejumlah inisiatif lainnya.

Ketua SDAIA juga menyoroti peluncuran sejumlah inisiatif di sektor ini, termasuk penyelenggaraan Konferensi Global Pembangunan Kapasitas di Bidang Data dan Kecerdasan Buatan, yang menghadirkan lebih dari 40 program akademik di bidang terkait.

Dr. Al-Ghamdi menyebutkan bahwa Arab Saudi telah merayakan kelulusan lebih dari 1,2 juta peserta dari program nasional (SMAI), yang bertujuan meluluskan satu juta warga Saudi di bidang kecerdasan buatan. Bersamaan dengan itu, diluncurkan pula program "SMAI 2" yang menargetkan pembangunan kapasitas khusus di berbagai sektor seperti energi, kesehatan, industri, pendidikan, dan pertanian.

Dr. Abdullah Al-Ghamdi juga menambahkan bahwa pada 2024 telah ditandatangani perjanjian tripartit antara Arab Saudi, UNESCO, dan ICAIRE. Sementara itu, Arab Saudi akan menjadi tuan rumah Forum Global Etika Kecerdasan Buatan pada 2026, setelah sebelumnya forum ini digelar di Republik Ceko, Slovenia, dan Thailand.

Komentar (0)