Kamar Dagang Arab Saudi Ingatkan Perusahaan soal Pelanggaran Pengungkapan Benefisial
Kamar Dagang Arab Saudi menyoroti pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap aturan pengungkapan penerima manfaat sebenarnya dan potensi pelanggaran terkait.
Poin Utama
AIKamar Dagang Arab Saudi menegaskan pentingnya perusahaan mematuhi aturan pengungkapan penerima manfaat sebenarnya, yang dimulai dengan menyediakan data yang akurat dan terbaru, menyimpannya, serta mengungkapkannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.
Kamar Dagang juga menekankan perlunya kerja sama dengan Kementerian Perdagangan saat diminta memberikan informasi dan dokumen terkait penerima manfaat sebenarnya, seraya menyatakan bahwa kepatuhan terhadap aturan ini akan meningkatkan transparansi di sektor swasta.
Pelanggaran utama terkait pengungkapan
Tidak mengungkapkan data yang cukup, akurat, dan terbaru tentang penerima manfaat sebenarnya dalam waktu yang ditentukan.
Tidak memperbarui data yang telah diungkapkan pada waktu yang ditetapkan.
Tidak memperoleh data yang cukup, akurat, dan terbaru tentang penerima manfaat sebenarnya, serta tidak mencatat atau menyimpannya dalam register khusus.
Tidak menyerahkan data penerima manfaat sebenarnya kepada lembaga keuangan atau bisnis dan profesi non-keuangan tertentu.
Tidak bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dalam menyediakan dokumen, informasi, dan data, atau tidak merespons permintaan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
Lihat cuitan di platform X
Dalam konteks yang sama, Kamar Dagang menegaskan pentingnya perusahaan mematuhi seluruh ketentuan hukum untuk menghindari pelanggaran dan memastikan kelancaran operasional bisnis mereka.
