Lompat ke konten
Sabtu, 5 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Hadiah Umrah di Malam Musik Picu Polemik, Panitia Festival Musim Panas Al-Bukayriyah Minta Maaf

Pengumuman Festival Musim Panas Al-Bukayriyah menuai keheranan di media sosial karena menggabungkan malam musik dengan hadiah utama berupa perjalanan umrah.

AJEL Indonesia56 mnt lalu · 1 mnt baca
Pengumuman Festival Musim Panas Al-Bukayriyah

Poin Utama

AI

Pengumuman Festival Musim Panas Al-Bukayriyah yang beredar luas memicu keheranan dan perdebatan di media sosial, setelah dalam pengumuman tersebut disebutkan akan digelar "malam musik" dengan penampilan seorang artis dan pemain organ, serta undian berhadiah perjalanan umrah bagi para pengunjung.

Kombinasi antara acara musik dan hadiah perjalanan umrah dalam satu undian ini menimbulkan pertanyaan dan kritik dari sejumlah warganet. Mereka menilai bahwa hadiah bernuansa religius seperti umrah kurang sesuai dengan konteks acara hiburan, dan meminta agar pemilihan serta penyajian hadiah dalam materi promosi lebih diperhatikan.

Salah satu yang menanggapi, Dr. Abdulrahman Al-Rashed, menulis di platform X: "Setiap daerah di Kerajaan punya keunikan tersendiri. Jika menyebut Zulfi atau Hail, kita ingat keramahan. Kalau menyebut Al-Bukayriyah, kita ingat para imam Masjidil Haram. Tapi konser musik dengan hadiah umrah? Ini luar biasa!" Ia mengungkapkan keheranannya atas penggabungan konser musik dan hadiah umrah dalam satu pengumuman.

Setelah pengumuman itu ramai dibicarakan dan menuai reaksi, panitia Festival Musim Panas Al-Bukayriyah mengeluarkan pernyataan berjudul "Penjelasan dan Permohonan Maaf". Dalam pernyataan itu, panitia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas "kesalahpahaman yang terjadi dalam pengumuman sebelumnya", serta menegaskan bahwa festival tetap berlangsung dengan berbagai program keluarga dan hiburan sesuai jadwal yang telah diumumkan.

Panitia juga merilis pengumuman terbaru yang menampilkan beragam acara dan hadiah menarik serta akses masuk gratis, tanpa lagi menyebut "malam musik" maupun hadiah perjalanan umrah seperti pada pengumuman sebelumnya.

Ramainya tanggapan atas pengumuman ini menunjukkan pentingnya meninjau ulang isi materi promosi sebelum dipublikasikan, serta sensitivitas masyarakat terhadap penggabungan acara hiburan dengan hadiah bernuansa religius. Permintaan maaf panitia dan revisi pengumuman menjadi respons atas berbagai masukan yang muncul.

Komentar (0)