Lompat ke konten
Selasa, 18 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Pusat King Salman Serahkan Peralatan Pendingin Vaksin ke Aden dan Taiz

Pusat King Salman untuk Bantuan Kemanusiaan menyerahkan peralatan pendingin modern kepada Kementerian Kesehatan Yaman di Aden dan Taiz guna mendukung sektor kesehatan.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Penyerahan peralatan pendingin vaksin di Yaman

Poin Utama

AI

Pusat King Salman untuk Bantuan dan Kemanusiaan telah menyerahkan peralatan rantai pendingin khusus penyimpanan vaksin kepada Kementerian Kesehatan Umum dan Kependudukan Republik Yaman, berupa 32 lemari es bertenaga surya dan 12 freezer, di provinsi Aden dan Taiz.

Bantuan ini merupakan bagian dari proyek penguatan sistem rantai pendingin, layanan imunisasi, dan respons terhadap wabah campak, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kepala Kantor Pusat King Salman di Aden, Saleh Al-Dhibani, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian Arab Saudi dalam mendukung sektor kesehatan Yaman dan meningkatkan kapasitasnya untuk memberikan layanan dasar bagi anak-anak dan masyarakat yang paling membutuhkan.

Al-Dhibani menambahkan, penyediaan lemari es dan freezer bertenaga surya ini memastikan vaksin dapat disimpan secara efisien di fasilitas kesehatan, khususnya di daerah yang menghadapi tantangan pasokan listrik.

Penguatan Sistem Surveilans Epidemiologi dan Layanan Imunisasi

Al-Dhibani juga menyampaikan bahwa proyek ini mencakup penguatan sistem surveilans epidemiologi campak, peningkatan kapasitas tenaga teknis untuk deteksi dini kasus, pelaporan, investigasi epidemiologi, dan pengiriman sampel, sehingga mempercepat respons dan pengendalian wabah.

Proyek ini diperkirakan akan memungkinkan layanan imunisasi campak dan rubella bagi sekitar 348.282 anak di Aden dan Taiz.

Dukungan ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan dan bantuan yang diberikan Arab Saudi melalui Pusat King Salman untuk memastikan keberlanjutan layanan imunisasi di wilayah Yaman yang paling membutuhkan, memperluas akses vaksin, dan mengurangi kasus campak.

Komentar (0)