Pangeran Nujran Apresiasi Dukungan Kepemimpinan untuk Pendidikan Tinggi
Pangeran Nujran menyoroti dukungan pemerintah Arab Saudi terhadap pengembangan pendidikan tinggi dan kesiapan Universitas Nujran menyambut tahun ajaran baru.
Poin Utama
AIPangeran Jalawi bin Abdulaziz bin Musaad, Gubernur Provinsi Nujran, mengapresiasi dukungan dan perhatian yang diberikan oleh kepemimpinan Arab Saudi terhadap pendidikan tinggi, serta berbagai fasilitas yang telah disediakan untuk mengembangkan sistem pendidikan, penelitian ilmiah, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.
Hal ini disampaikan saat beliau menerima Rektor Universitas Nujran, Dr. Abdurrahman bin Ibrahim Al-Khudairi, di kantornya. Dalam kesempatan itu, rektor menyerahkan laporan kesiapan universitas menyambut tahun akademik 2026–2027.
Pangeran Nujran menegaskan pentingnya pengembangan program akademik dan penelitian, serta memperkuat keterkaitan lulusan universitas dengan kebutuhan pasar kerja. Ia juga menekankan dukungan terhadap inovasi dan pengembangan bidang keahlian khusus yang bermanfaat bagi wilayah Nujran dan berkontribusi pada pembangunan daerah.
Kesiapan Universitas untuk Tahun Ajaran Baru
Pangeran Jalawi meninjau indikator utama Universitas Nujran, yang saat ini memiliki lebih dari 24.000 mahasiswa, 14 fakultas, dan 6 dekanat pendukung. Universitas ini menawarkan 38 program sarjana, 26 program magister, dan 23 program diploma, serta menargetkan penerimaan 7.025 mahasiswa baru pada tahun akademik mendatang.
Beliau juga mendengarkan penjelasan mengenai kesiapan sektor akademik, administrasi, dan layanan, termasuk pemeliharaan dan keselamatan fasilitas kampus, serta persiapan transportasi, keamanan kampus, layanan dan bimbingan mahasiswa, kesiapan sistem elektronik, dan proyek transformasi digital.
Perkembangan Akademik dan Riset
Pangeran Nujran menyoroti prestasi akademik Universitas Nujran, termasuk kemajuan dalam peringkat global di sejumlah bidang sains dan teknik, serta peningkatan kinerja riset, dukungan terhadap inovasi, dan penguatan daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional.
