Lompat ke konten
Kamis, 30 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Laporan Internasional Soroti Transformasi Madinah Menuju Kota Berkelanjutan

Laporan Oxford Business Group menyoroti berbagai proyek dan inisiatif perkotaan di Madinah yang mendorong kualitas hidup dan pembangunan berkelanjutan.

AJEL Indonesia29 mnt lalu · 2 mnt baca
Pemandangan kota Madinah dan proyek perkotaan berkelanjutan

Poin Utama

AI

Madinah memperkuat model perkotaannya dalam kerangka Visi Saudi 2030, melalui pendekatan pembangunan yang berfokus pada manusia, meningkatkan kualitas hidup, serta menyeimbangkan antara pembangunan perkotaan dan pelestarian identitas, guna membangun kota yang lebih berkelanjutan dan kompetitif.

Laporan yang dirilis Oxford Business Group menyoroti pelaksanaan berbagai proyek dan inisiatif perkotaan terintegrasi di Madinah, yang didukung perencanaan strategis dan kemitraan institusional. Upaya ini meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat posisi Madinah sebagai destinasi global untuk tinggal, berkunjung, dan berinvestasi. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa wilayah ini dihuni lebih dari 2,1 juta jiwa, memiliki lebih dari 4.000 situs bersejarah dan budaya, serta proyek-proyek pembangunan besar yang mendukung pertumbuhan perkotaan dan ekonomi.

Laporan itu juga menyoroti kemajuan sistem transportasi di Madinah, termasuk pengoperasian jaringan transportasi umum dengan 177 bus, 15 rute, dan 371 halte. Selain itu, proyek bus cepat (BRT) yang akan mengoperasikan 250 bus dan 405 halte untuk menjangkau lebih dari 90% jaringan jalan, serta integrasinya dengan Kereta Cepat Haramain yang telah melayani sekitar 9 juta penumpang, turut diulas dalam laporan tersebut.

Proyek-proyek humanisasi dan peningkatan lanskap kota juga disebut berkontribusi pada pengalaman warga dan pengunjung, melalui pengembangan kawasan sekitar Masjid Nabawi, rehabilitasi Wadi Al-Aqiq, serta pembangunan Jalur Sejarah Badar sepanjang 175 kilometer yang menghubungkan 40 situs bersejarah dan 25 desa. Inisiatif ini memperkuat pelestarian warisan budaya dan sejarah kawasan, serta meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Dalam aspek keberlanjutan, laporan tersebut menyoroti target Madinah untuk memperluas ruang hijau melalui inisiatif Kota Hijau yang menargetkan penanaman 2,1 juta pohon, pembangunan 777 kilometer jalur sepeda, dan peningkatan ruang hijau per kapita menjadi 4,5 meter persegi, guna mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan dan tangguh.

Oxford Business Group merupakan lembaga internasional yang bergerak di bidang penyusunan laporan ekonomi dan investasi, serta menerbitkan studi analisis tentang perekonomian dan pasar, bekerja sama dengan pemerintah dan institusi terkait. Laporan-laporan ini menjadi referensi terpercaya bagi para pengambil keputusan dan investor, menyoroti potensi serta peluang pembangunan dan investasi, serta meningkatkan daya tarik destinasi ekonomi di tingkat regional dan internasional.

Komentar (0)