Konferensi ASEAN Keempat 'Khair Ummah' di Kamboja Ditutup dengan Tiga Sesi Ilmiah
Konferensi ASEAN keempat 'Khair Ummah' di Phnom Penh, Kamboja, berakhir dengan tiga sesi ilmiah yang membahas moderasi, pengalaman Arab Saudi, dan peran minoritas Muslim.
Poin Utama
AIKonferensi ASEAN keempat 'Khair Ummah' yang diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan di ibu kota Kamboja, Phnom Penh, menutup rangkaian sesi ilmiahnya dengan menggelar tiga sesi pada hari kedua, Selasa, 6 Oktober 2026.
Pada hari pertama, konferensi ini diawali dengan acara pembukaan dan lima sesi ilmiah yang menyoroti tema moderasi dalam keyakinan, ibadah, akhlak, perilaku, dan metodologi. Selain itu, dibahas pula keunggulan moderasi, tantangan yang dihadapi, serta peran negara dalam membangun pendekatan moderat.
Sesi Hari Kedua dan Pokok Bahasan
Hari kedua diisi dengan sesi keenam, ketujuh, dan kedelapan yang membahas penerapan moderasi serta pengalaman Arab Saudi dalam menanamkan prinsip ini dan dampaknya terhadap penguatan keamanan dan stabilitas.
Sesi-sesi tersebut juga menyoroti peran minoritas Muslim dan lembaga resmi di negara-negara Asia dalam mewujudkan hidup berdampingan dan perdamaian. Seluruh rangkaian kegiatan konferensi ditutup dengan pemaparan hasil, rekomendasi, dan pernyataan penutup.
