Lompat ke konten
Rabu, 26 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Kantor Strategis Pengembangan Al-Baha Gelar Lokakarya untuk Pemilik dan Investor Rumah Liburan

Kantor Strategis Pengembangan Wilayah Al-Baha mengadakan lokakarya 'Mudhiyaf Al-Baha' guna mendukung pemilik dan investor rumah liburan serta mendorong pengembangan sektor pariwisata.

AJEL Indonesia4 jam lalu · 1 mnt baca
Lokakarya pengembangan rumah liburan di Al-Baha

Poin Utama

AI

Kantor Strategis Pengembangan Wilayah Al-Baha menyelenggarakan lokakarya bertajuk "Mudhiyaf Al-Baha" edisi kedua tahun 2026, yang ditujukan bagi pemilik dan investor rumah liburan serta unit akomodasi alternatif di wilayah tersebut, atas arahan Gubernur Al-Baha selaku Ketua Komite Pengawas kantor.

Lokakarya ini merupakan bagian dari upaya kantor untuk meningkatkan kualitas dan jumlah penawaran wisata, serta menambah jumlah unit akomodasi berizin, sehingga meningkatkan kesiapan wilayah dalam menyambut wisatawan dan memperbaiki pengalaman mereka.

Memperkuat Posisi Pariwisata Al-Baha

Kantor Strategis menjelaskan bahwa Al-Baha memiliki potensi alam dan warisan budaya, serta keanekaragaman bentang alam dan iklim antara pegunungan Sarawat dan dataran Tihamah, yang memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata sepanjang tahun. Kantor juga menekankan pentingnya pengembangan unit akomodasi dan peningkatan kualitas layanan bagi pengunjung.

Kantor menambahkan bahwa "Program Mitra Pariwisata" bertujuan mendata mitra sektor pariwisata dan menghubungkan penyedia layanan wisata dengan perusahaan pengelola destinasi, penyelenggara perjalanan, dan agen perjalanan, guna mengembangkan produk dan paket wisata terpadu serta memperkuat sinergi antara layanan akomodasi, pengalaman wisata, aktivitas, dan transportasi.

Peluang Investasi dan Kemudahan Regulasi

Lokakarya ini juga membahas peluang investasi dalam mengubah rumah-rumah lama dan bersejarah menjadi penginapan dan hunian wisata, yang turut menjaga identitas lokal dan memperkaya pilihan akomodasi di wilayah tersebut.

Selain itu, peserta diperkenalkan dengan prosedur perizinan fasilitas akomodasi wisata melalui portal perizinan aktivitas pariwisata, serta persyaratan dan kewajiban hukum yang harus dipenuhi oleh pemilik izin.

Lokakarya ditutup dengan sesi diskusi terbuka bersama peserta, membahas tantangan utama yang dihadapi pemilik unit akomodasi dan usulan pengembangan layanan, sebagai bagian dari upaya kantor untuk memberdayakan investor dan meningkatkan kesiapan sektor pariwisata di Al-Baha.

Komentar (0)