Peneliti: Perjanjian Mekkah jadi penangkal kuat bagi Saudi, Pakistan, dan Turki
Direktur Pusat Studi Islamabad, Abdulkarim Shah, menilai Perjanjian Mekkah yang ditandatangani Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menjadi penangkal kuat bagi ketiga negara.
Poin Utama
AIDirektur Pusat Studi Islamabad, Abdulkarim Shah, menilai Perjanjian Mekkah yang ditandatangani oleh Arab Saudi, Turki, dan Pakistan sangat penting.
Dalam wawancara yang disiarkan di saluran Al Arabiya, ia menyatakan bahwa "tidak ada negara yang akan berani berpikir untuk menyerang Arab Saudi, Pakistan, atau Turki karena adanya Perjanjian Mekkah".
Ia menambahkan, "Perjanjian Mekkah menjadi penangkal yang kuat, dan ketiga negara ini membentuk blok yang solid secara ekonomi maupun militer. Ke depan, mereka akan mengandalkan industri militer dalam negeri, dan setiap serangan terhadap salah satu dari ketiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap semuanya."
Tampilkan unggahan di X
