Lompat ke konten
Rabu, 12 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Tamu Program Umrah Raja Salman Apresiasi Layanan dan Sambutan Hangat

Sejumlah tamu gelombang kedua Program Umrah Raja Salman mengapresiasi sambutan hangat dan layanan yang mereka terima sejak tiba di Arab Saudi.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 3 mnt baca
Jamaah umrah internasional di Masjidil Haram

Poin Utama

AI

Sejumlah tamu gelombang kedua Program Umrah dan Kunjungan Raja Salman mengapresiasi sambutan hangat serta perhatian dan layanan yang mereka terima sejak tiba di Arab Saudi. Mereka mengungkapkan perasaan mereka setelah tiba di Mekkah dan menunaikan ibadah umrah, serta menegaskan bahwa menyaksikan Ka'bah dan tawaf di Baitullah merupakan momen luar biasa yang akan selalu membekas dalam ingatan mereka.

Gelombang kedua program ini terdiri dari 250 jamaah umrah yang berasal dari 23 negara di Eropa dan Asia, dalam Program Umrah dan Kunjungan Raja Salman yang diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi.

Jamaah asal Inggris, Salima Baul, menegaskan bahwa menunaikan ibadah umrah dan salat di Masjidil Haram adalah pengalaman yang mewujudkan makna tertinggi persamaan dan persaudaraan dalam Islam. Ia menyoroti bagaimana umat Muslim dari berbagai negara dan budaya berkumpul di Masjidil Haram, mengenakan pakaian ihram, yang mencerminkan persatuan dan kesetaraan umat Islam, serta bahwa keutamaan di antara mereka hanya diukur dari ketakwaan dan amal saleh.

Jamaah asal Albania, Kliton Mali, mengungkapkan perasaannya yang campur aduk antara sedih meninggalkan Kota Nabi Muhammad SAW dan rindu untuk pertama kali melihat Masjidil Haram dan Ka'bah. Ia mengatakan tidak mampu menahan air mata saat pertama kali memandang Ka'bah karena keagungan dan nuansa spiritual yang dirasakannya.

Ia berkata, “Itu adalah momen yang agung, di mana keagungan tempat berpadu dengan keindahan pemandangan. Saat saya tawaf di Baitullah di tengah kerumunan, saya merasakan kekhusyukan yang mendalam, seolah waktu berhenti dan jiwa saya terbebas dari beban dunia.”

Sementara itu, jamaah asal Makedonia Utara, Ibrahim Oglu, menyampaikan rasa bahagia dan sukacita yang memenuhi hatinya begitu tiba di area tawaf. Ia merasakan kenikmatan beribadah dan ketenangan jiwa saat menunaikan umrah di tengah suasana keimanan.

Ia berkata, “Air mata kebahagiaan mengalir tanpa henti dari mata saya, sambil terus berdoa dan bersyukur kepada Allah SWT yang telah memudahkan perjalanan spiritual ini. Momen-momen ini akan menjadi kenangan paling berharga dalam hidup saya.”

Jamaah asal Bulgaria, Altay Kerimov, memuji layanan menyeluruh dan pengelolaan yang diterima para tamu program sejak tiba di Arab Saudi hingga menunaikan umrah dengan mudah dan tenang. Ia menyoroti kelengkapan layanan mulai dari penyambutan, kemudahan proses transportasi dan akomodasi, hingga bimbingan keagamaan dan pengaturan di dalam Masjidil Haram, sehingga para jamaah dapat fokus beribadah dalam suasana damai dan tenteram.

Para tamu program menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud atas sambutan hangat dan perhatian yang mereka terima sejak tiba di Arab Saudi. Mereka juga mendoakan agar Allah SWT senantiasa melindungi kerajaan, para pemimpinnya, dan rakyatnya. Selain itu, mereka berterima kasih kepada Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan serta Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan sekaligus pengawas utama Program Haji, Umrah, dan Kunjungan Raja Salman, Syekh Dr. Abdul Latif bin Abdulaziz Al Sheikh, atas penyelenggaraan yang baik, persiapan yang matang, serta penyediaan fasilitas dan layanan untuk memudahkan pelaksanaan ibadah dan kunjungan budaya serta ilmiah yang menyertai program tersebut.

Komentar (0)