Pusat Weqaa Luncurkan Kampanye Edukasi untuk Pengelolaan Terpadu Hama Tanaman
Pusat Nasional Pencegahan Hama Tanaman meluncurkan kampanye 'Taraaha Ashah' untuk meningkatkan kesadaran praktik pertanian yang baik dan mendukung keberlanjutan sektor.
Poin Utama
AIPusat Nasional Pencegahan Hama Tanaman dan Penyakit Hewan (Weqaa) meluncurkan kampanye edukasi bertajuk "Taraaha Ashah" dengan tujuan meningkatkan kesadaran tentang pengelolaan terpadu hama tanaman di kalangan petani dan masyarakat, serta memperkuat penerapan praktik pertanian yang baik dalam penanganan hama.
Kampanye ini bertujuan melindungi hasil panen, meningkatkan kualitas produksi, dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian, sekaligus mengurangi praktik yang kurang tepat. Pesan kampanye ditujukan kepada petani, pelaku sektor pertanian, mitra, instansi terkait, serta masyarakat luas.
Kampanye ini menyoroti pentingnya pengelolaan terpadu hama melalui pesan edukasi yang menekankan pemantauan dini, pengamatan gejala serangan, diagnosis yang tepat, konsultasi teknis, serta pemilihan tindakan yang sesuai berdasarkan kondisi tanaman dan jenis hama sebelum mengambil keputusan pengendalian.
Beragam Kegiatan Edukasi dan Lapangan
Kampanye ini mencakup berbagai produk media dan edukasi seperti materi visual dan audio, konten digital dan jurnalistik, serta pesan sederhana dan kegiatan lapangan yang bertujuan mendekatkan informasi kepada petani dan pekerja di lapangan, sekaligus memperkuat pemahaman praktis tentang pengelolaan terpadu hama tanaman.
Dalam konteks ini, kampanye menegaskan bahwa penanganan hama tidak hanya mengandalkan pengendalian kimia, tetapi dimulai dari pemeriksaan visual, pemantauan rutin, dan diagnosis hama, dengan mempertimbangkan faktor seperti pemilihan waktu tanam yang tepat dan pemantauan tanaman secara berkelanjutan.
Tampilkan unggahan di platform X
Pusat Weqaa menegaskan melalui kampanye ini bahwa setiap keputusan di lahan pertanian berdampak langsung pada hasil panen dan ketahanan pangan. Keputusan yang tepat harus didasarkan pada informasi akurat, pemeriksaan, konsultasi, lalu memilih tindakan paling sesuai. Pengelolaan terpadu hama ditekankan sebagai metode berkelanjutan yang menggabungkan berbagai pendekatan pertanian, biologis, dan mekanis untuk menjaga populasi hama di bawah ambang kerugian ekonomi, serta mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia demi melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.
