Lompat ke konten
Rabu, 29 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Arab Saudi dan Italia Tegaskan Pentingnya Perlindungan Navigasi di Selat Hormuz dan Bab al-Mandeb

Arab Saudi dan Italia menegaskan komitmen bersama untuk melindungi kebebasan navigasi dan keamanan maritim di Selat Hormuz dan Bab al-Mandeb dalam pertemuan di Roma.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 3 mnt baca
Menteri luar negeri Arab Saudi dan Italia bertemu di Roma

Poin Utama

AI

Pernyataan bersama dikeluarkan hari ini setelah pertemuan bilateral di Roma antara Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah, dan Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia, Antonio Tajani. Berikut isi pernyataannya:

Di sela-sela pertemuan para ketua kelompok kerja Konferensi New York dan anggota Koalisi Global untuk Implementasi Solusi Dua Negara yang berlangsung di Roma pada 28 dan 29 Juli 2026, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah, dan Wakil Perdana Menteri serta Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia, Antonio Tajani, mengadakan pertemuan bilateral untuk membahas perkembangan regional serta menegaskan kuatnya kemitraan strategis kedua negara.

Kedua menteri menyambut baik hasil pertemuan Koalisi Global, menegaskan dukungan mereka terhadap implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803 dan rencana komprehensif untuk mengakhiri konflik di Gaza. Mereka juga menyoroti pentingnya dialog antarumat beragama dalam mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan berdasarkan solusi dua negara.

Para menteri kembali menegaskan perlunya menjaga gencatan senjata di Gaza, perlucutan senjata di wilayah tersebut, memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau warga sipil tanpa hambatan, serta memulai upaya pemulihan awal. Mereka juga mendukung upaya reformasi yang dilakukan Otoritas Palestina, mengecam meningkatnya kekerasan oleh pemukim di Tepi Barat, menekankan perlunya perlindungan bagi warga Palestina, dan menegaskan kembali penolakan mereka terhadap segala bentuk aneksasi—baik sebagian, seluruhnya, maupun de facto—atas Tepi Barat, serta penolakan terhadap pengusiran paksa warga Palestina.

Kedua menteri juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, dan menekankan perlunya melindungi kebebasan navigasi dan keamanan maritim di Selat Hormuz, Laut Merah, Selat Bab al-Mandeb, Teluk Aden, serta jalur pelayaran internasional sesuai dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut. Mereka mengakui kontribusi operasi maritim Uni Eropa "EUNAVFOR Aspides", khususnya peran Italia, dalam melindungi pelayaran komersial.

Terkait Yaman, kedua menteri mendorong semua pihak untuk terlibat secara konstruktif dalam proses politik guna mencapai solusi menyeluruh dan berkelanjutan atas konflik tersebut. Mereka juga mengecam serangan milisi Houthi terhadap Arab Saudi, termasuk serangan yang menargetkan infrastruktur sipil dan fasilitas vital, serta ancaman yang ditimbulkan terhadap keamanan maritim dan kebebasan navigasi di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb. Keduanya kembali menegaskan pentingnya bantuan kemanusiaan dan pembangunan bagi Yaman serta dukungan kepada rakyat Yaman.

Para menteri menekankan pentingnya strategis Selat Hormuz, menolak segala tindakan sepihak yang dapat membatasi lalu lintas maritim, dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap Koalisi Roma yang berfokus pada penyediaan pupuk dan keamanan pangan di Selat Hormuz untuk memperkuat rantai pasok dan ketahanan pangan, khususnya bagi negara-negara yang paling rentan di Afrika dan kawasan Mediterania.

Kedua menteri menyambut baik perkembangan hubungan bilateral yang terus berlangsung dan menegaskan tekad mereka untuk memperkuat kerja sama di seluruh sektor utama, berdasarkan kemitraan strategis kedua negara.

Para menteri juga membahas kegiatan bersama mendatang terkait penyelenggaraan "Salone del Mobile Milano" berikutnya di Riyadh, sebagai contoh kerja sama bilateral yang produktif di sektor desain, dengan fokus pada keunggulan industri, talenta muda, inovasi, dan kreativitas.

Kedua menteri sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan melanjutkan koordinasi upaya guna mendukung stabilitas, perdamaian, dan keamanan kawasan, serta memperkuat kerja Koalisi Global untuk Implementasi Solusi Dua Negara.

Komentar (0)