Lompat ke konten
Senin, 17 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Menteri Pendidikan: 22 Mata Pelajaran Diperbarui, 50 Unit AI Dimasukkan

Menteri Pendidikan Yusuf Al-Bunyan mengumumkan pembaruan 22 mata pelajaran dan penambahan 50 unit pembelajaran kecerdasan buatan dalam kurikulum baru.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 2 mnt baca
Menteri Pendidikan Yusuf Al-Bunyan dalam konferensi pers

Poin Utama

AI

Menteri Pendidikan Yusuf Al-Bunyan mengumumkan pembaruan 22 mata pelajaran dalam kurikulum tahun ajaran baru, serta penambahan 50 unit pembelajaran tentang kecerdasan buatan, sebagai bagian dari upaya pengembangan sistem pendidikan di Arab Saudi.

Dalam konferensi pers pemerintah, Al-Bunyan menyampaikan bahwa kementerian telah mengevaluasi seluruh sekolah di Arab Saudi selama tiga tahun terakhir untuk meningkatkan kualitas lulusan pendidikan. Ia juga mengungkapkan adanya program pelatihan profesional bagi guru, yang disebutnya sebagai salah satu program pelatihan terbesar di sektor pendidikan.

Ia menjelaskan, kementerian akan melatih 240 ribu tenaga pendidikan di berbagai jenjang, serta membangun platform teknologi untuk pengembangan profesional bagi 500 ribu tenaga pendidikan.

Untuk meringankan beban guru, kementerian bekerja sama dengan SDAIA dan Humane meluncurkan inisiatif yang bertujuan mengurangi beban operasional dan administratif para guru.

Al-Bunyan menegaskan bahwa tidak ada guru yang diperbolehkan mengajar mata pelajaran di luar bidang keahliannya. Ia juga menjelaskan bahwa kehadiran guru di sekolah akan berakhir sesuai jadwal yang telah ditetapkan masing-masing sekolah.

Menteri Pendidikan juga menyebutkan lebih dari 45 ribu siswa telah bergabung di sekolah khusus untuk mendukung siswa berbakat, dengan lebih dari 4 ribu guru telah dilatih untuk mendeteksi bakat, serta lebih dari 495 ribu siswa berpartisipasi dalam kompetisi kualifikasi.

Ia menambahkan, kementerian telah mendirikan sejumlah sekolah khusus yang bertujuan mendukung pengembangan bakat siswa.

Di bidang pendidikan anak usia dini, Al-Bunyan menjelaskan tingkat partisipasi telah mencapai lebih dari 35%, dan kementerian menargetkan angka 90% pada akhir 2030.

Al-Bunyan juga menyampaikan bahwa kementerian telah menyediakan 200 gedung sekolah untuk menambah 160 ribu kursi tambahan di pendidikan swasta, sementara platform Madrasati kini memuat lebih dari 500 buku digital.

Terkait program beasiswa luar negeri, ia menyebutkan bahwa 70% penerima beasiswa belajar di 50 universitas terbaik dunia.


Komentar (0)