Konferensi Kesehatan Jiwa Tiga Digelar di Tabuk, Didukung Pangeran Fahd bin Sultan
Konferensi Kesehatan Jiwa Tabuk ketiga resmi dibuka dengan tema kesehatan jiwa antara kesejahteraan dan pemulihan, menghadirkan para ahli di bidangnya.
Poin Utama
AIKonferensi Kesehatan Jiwa Tabuk ketiga resmi dimulai hari ini di wilayah Tabuk. Acara ini diselenggarakan oleh Asosiasi 'Qader' untuk Penguatan Kesehatan Jiwa, di bawah dukungan Gubernur Tabuk, Pangeran Fahd bin Sultan bin Abdulaziz, dengan tema 'Kesehatan Jiwa antara Kesejahteraan dan Pemulihan'.
Ketua Asosiasi 'Qader' wilayah Tabuk, Ibrahim Al-Anazi, menjelaskan bahwa konferensi ini berlangsung selama dua hari, mencakup sesi ilmiah dan lokakarya khusus yang membahas berbagai topik di bidang kesehatan jiwa, seperti kesehatan jiwa pada berbagai kelompok masyarakat, pemulihan dan kesejahteraan mental, serta dampak teknologi digital dan media sosial.
Al-Anazi menambahkan, konferensi ini juga menyoroti isu-isu terkait keluarga, kesadaran penuh (mindfulness), dan teknik terapi psikologis. Ia menekankan pentingnya sinergi antara sektor kesehatan, akademisi, dan masyarakat untuk memperkuat kesehatan jiwa, membangun masyarakat yang lebih sadar, mampu melakukan pencegahan, pemulihan, serta meningkatkan kualitas hidup.
Partisipasi Luas dan Pertukaran Pengalaman
Konferensi ini dihadiri oleh para ahli, akademisi, dan pemerhati kesehatan jiwa untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman, serta memaparkan praktik dan pengalaman terbaru, sekaligus memperkuat kerja sama antar lembaga terkait.
Rangkaian acara konferensi juga mencakup pameran pendamping yang mendukung pengembangan layanan kesehatan jiwa dan respons terhadap kebutuhan masyarakat lokal.
