Lompat ke konten
Jumat, 6 November 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Imam Masjid Nabawi: Arab Saudi Berdiri di Atas Tauhid dan Membela Umat Islam, Umat Harus Bersatu Hadapi Ancaman

Imam Masjid Nabawi, Syekh Hussein Al Sheikh, mengajak umat Islam bertakwa, menjauhi perpecahan, dan bersatu menghadapi segala upaya yang mengancam Arab Saudi.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 2 mnt baca
Imam Masjid Nabawi berkhutbah di Madinah

Poin Utama

AI

Imam dan khatib Masjid Nabawi, Syekh Dr. Hussein Al Sheikh, mengimbau umat Islam untuk bertakwa kepada Allah dan menaati-Nya, serta menjauhi maksiat. Ia menegaskan bahwa keberuntungan di dunia dan akhirat diraih melalui keimanan yang tulus, memurnikan ibadah hanya kepada Allah, serta menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Al Sheikh menjelaskan bahwa keberuntungan adalah memperoleh segala yang dicintai dan selamat dari segala keburukan dan ketakutan. Ia menambahkan, Islam telah menetapkan jalan yang membawa kebahagiaan bagi manusia melalui tauhid kepada Allah, memurnikan ibadah, dan berpegang teguh pada syariat-Nya.

Ia menegaskan, keimanan yang tulus akan tampak dalam diri, kehidupan, dan interaksi seorang Muslim, yang menuntut pemurnian ibadah kepada Allah, berpegang pada syariat-Nya dan sunnah Rasul-Nya, serta menjadikan syariat sebagai pedoman dalam seluruh aspek kehidupan. Ia mengutip ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits Nabi terkait hal ini.

Ia menambahkan, di antara konsekuensi keimanan yang tulus adalah menegakkan tauhid dan menjauhi segala hal yang bertentangan dengannya, serta berpegang pada ajaran Nabi, para sahabat, dan generasi awal umat Islam. Ia menegaskan bahwa Allah membela orang-orang yang beriman dengan tulus.

Syekh Al Sheikh memperingatkan bahaya sifat kikir, menjelaskan bahwa keimanan yang tulus akan melindungi seorang Muslim dari sifat ini, yang telah menjadi sebab kehancuran umat-umat terdahulu. Ia mengajak untuk waspada terhadap kezaliman dan sifat kikir sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi.

Ia menegaskan, buah dari keimanan adalah menjauhi perbuatan keji, bersabar dan teguh dalam menghadapi cobaan, serta keimanan membantu seorang Muslim menghadapi kesulitan dan memberinya ketenangan.

Ia menekankan pentingnya taubat yang tulus, kembali kepada Allah, dan memperbanyak istighfar, seraya mengutip hadits Nabi tentang taubat dan memperbanyak zikir, terutama di saat-saat sulit.

Ia mengajak umat Islam untuk saling menasihati dalam kebenaran, bekerja sama dalam kebaikan dan takwa, serta berpegang teguh pada Al-Qur’an dan sunnah. Ia menegaskan bahwa persatuan dan kerja sama adalah kunci keberhasilan dan keselamatan dari keburukan.

Di akhir khutbahnya, ia menegaskan bahwa Arab Saudi berdiri di atas pengagungan kalimat tauhid, menegakkan syariat, dan membela kepentingan umat Islam. Ia mengajak untuk tetap teguh, yakin akan pertolongan Allah, dan bersatu menghadapi segala upaya yang diarahkan terhadap negara ini.

Komentar (0)