Lompat ke konten
Minggu, 26 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Musim 'Al-Marzam' Dimulai, 13 Hari Puncak Panas di Arab Saudi

Arab Saudi memasuki musim 'Al-Marzam' selama 13 hari yang menandai puncak panas di Jazirah Arab, diikuti musim 'Al-Kulaibin' sebelum suhu mulai menurun.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 1 mnt baca
Musim panas ekstrem di Arab Saudi

Poin Utama

AI

Arab Saudi telah memasuki musim 'Al-Marzam', yang menandai awal puncak panas di Jazirah Arab dan berlangsung selama 13 hari sebagai persiapan menuju salah satu periode terpanas di musim panas.

Pakar cuaca dan iklim, Dr. Khaled Al-Zaaq, menjelaskan bahwa musim 'Al-Marzam' berkaitan dengan kemunculan bintang Sirius, dan masyarakat Arab mengenali awal musim ini sebagai pertanda meningkatnya suhu dan dimulainya masa yang menuntut kerja keras.

Al-Zaaq menambahkan bahwa musim 'Al-Kulaibin' langsung menyusul setelah 'Al-Marzam' dan juga berlangsung selama 13 hari, sehingga kedua periode ini membentuk 26 hari yang merupakan masa terpanas di Jazirah Arab.

Selama periode ini, aktivitas panen hasil pertanian musim panas dan perawatan ternak meningkat, yang pada masa lalu merupakan tahap penting dalam siklus ekonomi dan pertanian masyarakat Jazirah Arab.

Setelah 'Al-Marzam' dan 'Al-Kulaibin' berakhir, dimulailah masa transisi secara bertahap menuju musim 'Suhail', yang ditandai dengan mulai turunnya suhu secara perlahan dan membaiknya cuaca, terutama pada malam hari. Bintang Suhail menjadi penanda penting dalam mengetahui perubahan musim, jadwal tanam, dan kematangan buah, di mana masyarakat Arab mengandalkan kalender Suhail berbasis matahari untuk mengatur urusan terkait iklim dan pertanian.

Komentar (0)