Ayah di Tabuk Maafkan Pembunuh Anaknya di Detik Terakhir
Seorang ayah di Tabuk memaafkan pembunuh putranya Abdulaziz Abdullah Hussein Al-Atwi demi Allah, setelah mengetahui pelaku adalah yatim dan satu-satunya anak bagi ibunya.
Poin Utama
AIWilayah Tabuk menyaksikan sebuah peristiwa mengharukan tentang pemaafan dan toleransi, setelah Ibrahim Salamah Al-Huwaiti mengumumkan pengampunan atas hak qisas terhadap pembunuh putranya, Abdulaziz Abdullah Hussein Al-Atwi, demi Allah.
Kepada Al Arabiya, Al-Huwaiti mengatakan: "Ketika saya tahu dia yatim dan satu-satunya anak bagi ibunya, hati saya luluh," seraya menjelaskan bahwa pengampunan itu ia lakukan demi mengharap pahala dari Allah SWT.
Tampilkan cuitan di platform X
Keputusan ayah korban ini diambil meski ia merasakan duka mendalam atas kehilangan putranya, namun ia memberikan kesempatan baru bagi sang pemuda untuk hidup. Tindakan ini mencerminkan nilai luhur pemaafan dan pengorbanan, serta makna kemanusiaan dan sosial dari sikap saling memaafkan.
