Lompat ke konten
Jumat, 24 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Arab Saudi

Sumur Aris di Madinah, Saksi Sejarah Cincin Nabi dan Kabar Surga untuk Para Khalifah

Sumur Aris di kawasan Quba, Madinah, dikenal sebagai lokasi jatuhnya cincin Nabi Muhammad dan tempat beliau memberi kabar surga kepada para khalifah.

AJEL Indonesia12 mnt lalu · 1 mnt baca
Sumur Aris di Madinah, situs sejarah Islam

Poin Utama

AI

Sumber-sumber sejarah menegaskan bahwa Sumur Aris yang terletak di kawasan Quba, Madinah, merupakan sumur yang menjadi saksi jatuhnya cincin Nabi Muhammad, sehingga kemudian dikenal sebagai Sumur Cincin.

Ensiklopedia Kerajaan Arab Saudi menjelaskan bahwa Sumur Aris adalah salah satu sumur paling terkenal yang berkaitan dengan sejarah Nabi di Madinah, karena memiliki nilai sejarah dan keagamaan yang tinggi.

Dalam sebuah riwayat yang tercantum dalam Shahih Bukhari, Nabi Muhammad duduk di tepi sumur ini dan mengizinkan Abu Bakar, Umar, serta Utsman untuk masuk, lalu memberi kabar gembira kepada mereka tentang surga. Peristiwa ini memberikan makna khusus bagi sumur tersebut dalam sejarah Islam.

Diketahui bahwa cincin Nabi digunakan untuk menyegel surat-surat resmi, terbuat dari perak dan bertuliskan: Muhammad Rasulullah. Setelah wafatnya Nabi, cincin itu berpindah ke Abu Bakar, lalu Umar, kemudian Utsman, hingga akhirnya terjatuh dari tangan Utsman sekitar tahun 30 Hijriah. Pencarian cincin berlangsung beberapa hari namun tidak ditemukan, dan peristiwa ini menjadi salah satu kisah paling terkenal dalam sejarah Madinah.

Komentar (0)