Trump Tanggapi Laporan Penurunan Stok Rudal Interseptor AS
Mantan Presiden AS Donald Trump menegaskan Amerika Serikat memiliki cadangan amunisi yang jauh melebihi kebutuhannya, menanggapi laporan penurunan stok rudal.
Poin Utama
AIMantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat "memiliki cadangan amunisi yang jauh melebihi kebutuhannya."
Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menambahkan bahwa "perusahaan industri pertahanan Amerika saat ini memproduksi amunisi dalam jumlah yang melampaui tingkat sebelumnya, seiring dengan ekspansi besar-besaran dalam kapasitas dan peralatan manufakturnya."
Sebelumnya, sejumlah sumber militer AS menyebutkan bahwa sebagian besar senjata dan rudal jarak jauh berpresisi tinggi telah digunakan selama perang yang berlangsung dengan Iran selama lima bulan terakhir, sehingga menimbulkan kekhawatiran di pemerintahan AS terkait kesiapan militer jika terjadi konflik baru dengan negara seperti Rusia atau China.
Reuters melaporkan, mengutip sumber, bahwa Amerika Serikat telah menggunakan hampir seluruh stok rudal ATACMS dan PRSM, dua senjata darat jarak jauh terpenting dalam arsenal militer AS. Salah satu sumber menyebutkan Washington juga telah menghabiskan hampir setengah dari stok global rudal Tomahawk yang diluncurkan dari kapal, meski jumlah pastinya belum dapat diverifikasi secara independen.
Sementara itu, seorang sumber mengatakan Komando Pusat AS, yang bertanggung jawab atas operasi di Timur Tengah, hampir menghabiskan seluruh rudal darat yang dimiliki sebelum perang, namun berhasil menutupi sebagian kekurangan dengan memindahkan amunisi dari cadangan AS di wilayah lain di dunia.
