Lompat ke konten
Rabu, 2 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Musaned: Kantor Penyalur Dilarang Meminta Salinan Identitas Nasional untuk Kontrak PRT

Platform Musaned menegaskan bahwa meminta salinan identitas nasional untuk kontrak pekerja rumah tangga melanggar aturan di Arab Saudi.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Logo Musaned dan ilustrasi identitas nasional Saudi

Poin Utama

AI

Sebuah pertanyaan masuk ke akun resmi layanan pekerja rumah tangga di Arab Saudi, Musaned, dari salah satu pengikut: "Kantor meminta salinan identitas nasional dan menyebutkan bahwa ini adalah syarat perekrutan dari India, padahal kontrak sudah diterbitkan. Apakah mereka berhak meminta salinan identitas nasional?"

Musaned, melalui akun resminya di X, menegaskan bahwa menurut peraturan catatan sipil, memotret atau menyalin identitas nasional merupakan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku di Kerajaan.

Ditambahkan pula: "Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor berikut: 920002866".

Akun resmi layanan pekerja rumah tangga Musaned juga menegaskan pentingnya menggunakan jalur resmi saat merekrut pekerja rumah tangga, serta menekankan bahwa seluruh pembayaran sebaiknya dilakukan melalui platform untuk menjamin transparansi dan menghindari penipuan.

Musaned menjelaskan melalui akun X-nya bahwa perlindungan hak keuangan dan hukum pengguna bergantung pada tiga langkah utama, yaitu:

  • Pembayaran melalui platform Musaned: Semua biaya dibayarkan secara elektronik melalui saluran resmi platform, sehingga transaksi keuangan terdokumentasi dan hak pengguna terlindungi.

  • Verifikasi kantor penyalur: Pastikan kantor penyalur telah berizin dan terdaftar resmi di platform Musaned sebelum memulai proses kontrak.

  • Meninjau dan mengesahkan kontrak: Periksa isi dan format kontrak perekrutan melalui platform dan sahkan secara elektronik untuk memastikan dokumentasi dan perlindungan hak semua pihak.

Komentar (0)