Lompat ke konten
Senin, 14 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Program 'Hesab al-Muwatin' jelaskan perbedaan kelayakan dan hak bantuan

Program 'Hesab al-Muwatin' menegaskan bahwa status 'layak' tidak otomatis berarti berhak menerima bantuan, karena hak bantuan dihitung setelah verifikasi syarat kelayakan.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Logo Program Hesab al-Muwatin Arab Saudi

Poin Utama

AI

Program 'Hesab al-Muwatin' menjelaskan perbedaan antara kelayakan dan hak bantuan dalam program tersebut, menegaskan bahwa status penerima sebagai 'layak' tidak serta-merta berarti berhak menerima bantuan, karena hak bantuan sebenarnya dihitung pada tahap berikutnya setelah verifikasi syarat kelayakan.

Melalui unggahan di akun resminya di platform X, program ini menyebutkan bahwa syarat kelayakan mencakup kesesuaian data yang diungkapkan penerima dengan data yang tercatat di instansi resmi, serta verifikasi kemampuan finansial, termasuk dana, aset milik pelamar dan tanggungannya yang dapat dinilai.

Syarat kelayakan juga mengharuskan penerima utama berkewarganegaraan Arab Saudi, dengan pengecualian bagi pemegang kartu tinggal, suami warga negara dan anak-anaknya, serta istri warga negara.

Selain itu, penerima harus tinggal di wilayah Arab Saudi, dan tidak sedang dipenjara atau tinggal di salah satu pusat penampungan pemerintah.

Syarat hak bantuan pada 'Hesab al-Muwatin'

Program 'Hesab al-Muwatin' juga menjelaskan bahwa hak bantuan sebenarnya bagi pelamar dan tanggungannya bergantung pada pendapatan keluarga, dengan batas hak bantuan yang berbeda sesuai dengan jumlah anggota dan komposisi keluarga.

Penerima dapat mengetahui besaran hak bantuan melalui kalkulator estimasi bantuan yang tersedia di layanan program.

Program ini menegaskan bahwa kelayakan tidak berarti otomatis berhak menerima bantuan, karena hak bantuan akan dipelajari pada tahap berikutnya setelah verifikasi syarat kelayakan dan perubahan status penerima menjadi 'layak'.

Komentar (0)