Lompat ke konten
Minggu, 2 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Lalu Lintas di Selat Hormuz Menurun Tajam

Lalu lintas kapal di Selat Hormuz menurun ke tingkat terendah setelah insiden terhadap kapal pengangkut gas dan dua kapal lainnya di lepas pantai Oman, memicu kekhawatiran pasokan energi global.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Kapal tanker melintas di Selat Hormuz

Poin Utama

AI

Lalu lintas kapal yang melintasi Selat Hormuz tercatat menurun ke tingkat yang sangat rendah.

Penurunan ini terjadi setelah serangan terhadap kapal pengangkut gas yang membawa muatan dari Qatar dan dua insiden yang melibatkan kapal tanker di lepas pantai Oman, di tengah kekhawatiran yang meningkat terkait pasokan energi global.

Laporan yang diterbitkan Bloomberg menyebutkan bahwa penurunan lalu lintas di Selat Hormuz disebabkan oleh kekhawatiran keamanan terhadap kapal tanker minyak dan gas akibat serangan-serangan tersebut.

Selain itu, Garda Revolusi Iran juga telah menginstruksikan unit penegak hukumnya untuk kembali ke jalur Oman, yang dikhawatirkan akan semakin membatasi lalu lintas kapal di kawasan tersebut.

Beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan serangan besar terhadap Iran, Trump kemudian menyatakan penghentian operasi militer setelah adanya intervensi dari negara-negara kawasan yang meminta waktu untuk negosiasi dengan Iran. Namun, Trump menegaskan bahwa ia menginginkan hasil yang cepat dari perundingan tersebut.

Iran berdalih ingin mengendalikan penuh dan mengatur lalu lintas di Selat Hormuz sesuai ketentuan Pasal 5 dalam nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat. Sementara itu, pihak Amerika menilai Iran menafsirkan pasal tersebut secara sepihak, karena pasal itu hanya mengatur "pengaturan lalu lintas" dan tidak memberikan hak kepada Iran untuk menguasai selat tersebut.

Komentar (0)