Warga Palestina Terluka dan Ditangkap dalam Penggerebekan Israel di Tepi Barat
Pasukan Israel melakukan penggerebekan dan penangkapan di sejumlah wilayah Tepi Barat, memicu bentrokan yang menyebabkan warga Palestina terluka.
Poin Utama
AIPasukan pendudukan Israel hari ini melancarkan serangkaian penggerebekan dan penangkapan di berbagai wilayah Tepi Barat yang diduduki, yang diwarnai bentrokan dan aksi kekerasan hingga menyebabkan sejumlah warga Palestina terluka.
Pasukan Israel menangkap 12 warga dari berbagai provinsi, serta menggerebek Kamp Pengungsi Qalandiya di utara Yerusalem dan merobohkan rumah-rumah di Betlehem dan Ba'neh di wilayah 1948.
Seorang pemuda terluka akibat tembakan pasukan Israel di dekat Gerbang Al-Dahiya di kota Ar-Ram, utara Yerusalem. Bulan Sabit Merah Palestina menangani delapan kasus pemukulan saat penggerebekan di Kamp Qalandiya, dan para korban dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, pasukan Israel menghancurkan tiga rumah di kota Nahalin dan desa Al-Maniya di barat dan tenggara Betlehem. Di kota Ba'neh, wilayah Galilea, rumah warga juga dihancurkan dengan dalih tidak berizin.
Di Jenin, pasukan Israel mengeluarkan surat perintah pembongkaran terhadap dua bangunan di dekat kota Jaba', selatan provinsi tersebut. Di Ramallah, pasukan Israel menyita tiga rumah di kawasan Sath Marhaba setelah memaksa penghuninya keluar, lalu mengubahnya menjadi pos militer.
Kota, desa, dan kamp pengungsi di Tepi Barat serta Yerusalem yang diduduki setiap hari mengalami penggerebekan dan penyerbuan oleh pasukan Israel dan pemukim, yang disertai bentrokan, penangkapan, serta tembakan peluru tajam, peluru karet, dan gas air mata beracun terhadap warga Palestina.
