Hassan Rouhani Serukan Referendum di Iran Soal Kelanjutan Konflik
Hassan Rouhani meminta rakyat Iran diberi kesempatan menyatakan pendapat sebelum melanjutkan konfrontasi dengan kekuatan besar selama dua dekade ke depan.
Poin Utama
AIMantan Presiden Iran Hassan Rouhani menyerukan diadakannya referendum mengenai kelanjutan konfrontasi dengan Amerika Serikat, menegaskan pentingnya mendengarkan kehendak rakyat dalam persoalan ini.
Sejumlah situs Iran menayangkan rekaman pertemuan Rouhani pada 31 Agustus lalu bersama sejumlah pejabat yang pernah bekerja di masa pemerintahannya.
Dalam pertemuan tersebut, Rouhani menegaskan bahwa jabatan resmi negara adalah amanah rakyat, sehingga tidak seorang pun berhak memerintah secara sepihak atau atas dasar mandat ilahi.
Mantan presiden itu juga menyinggung teladan Nabi dalam berkonsultasi dengan masyarakat, menekankan perlunya kembali kepada rakyat sebagai pemilik kedaulatan dan kekuasaan sejati.
Sejalan dengan Sikap Resmi
Pernyataan Rouhani sejalan dengan sikap Presiden saat ini, Masoud Pezeshkian, dan Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, yang sama-sama menyatakan dukungan terhadap opsi negosiasi dengan Amerika Serikat.
