Lompat ke konten
Kamis, 30 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

AS Jatuhkan Sanksi Baru pada Perusahaan dan Individu di China, India, Rusia, dan Iran

Amerika Serikat memperluas sanksi terkait Iran dengan menargetkan perusahaan dan individu di empat negara atas dugaan dukungan terhadap Mahan Air dan Garda Revolusi Iran.

AJEL Indonesia41 mnt lalu · 2 mnt baca
Gedung Departemen Keuangan Amerika Serikat

Poin Utama

AI


Amerika Serikat memperluas cakupan sanksi terkait Iran dengan memasukkan perusahaan dan individu di empat negara ke dalam daftar sanksi, menyusul tuduhan memberikan dukungan finansial, logistik, dan komersial kepada maskapai Iran Mahan Air dan Garda Revolusi Iran.

Departemen Keuangan AS, dalam pernyataan pada Kamis, mengumumkan pemberlakuan sanksi terhadap enam entitas dan individu di China, India, Rusia, dan Iran. Dijelaskan bahwa pihak-pihak yang menjadi sasaran bertindak sebagai agen penjualan umum untuk Mahan Air, yang sebelumnya telah dikenai sanksi Amerika Serikat dan Eropa.

Departemen tersebut menyatakan bahwa Mahan Air, meski mengklaim sebagai maskapai sipil, berperan dalam mendukung Garda Revolusi Iran dengan mengangkut anggota Pasukan Quds, memfasilitasi program pelatihan militer, serta membantu pengadaan dan pengiriman sistem pesawat nirawak dan senjata.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan bahwa pihak-pihak yang memberikan layanan keuangan, logistik, atau dukungan komersial kepada Garda Revolusi Iran atau Mahan Air, menurutnya, turut mendukung "proyek terorisme". Ia menekankan bahwa Washington akan terus memantau jaringan ini dan mencegah akses mereka ke sistem keuangan AS.

Departemen Keuangan menambahkan bahwa sanksi ini bertujuan mengganggu jaringan pendukung operasi Mahan Air di seluruh dunia dan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran dan Garda Revolusi. Langkah ini diambil menyusul serangan Iran terhadap negara-negara kawasan dan kapal dagang di Selat Hormuz.

Sanksi tersebut mencakup perusahaan dan individu di China, India, dan Rusia, di antaranya Shanghai Wings International Logistics, Tang Xin, Shanghai Elite International Travel, Skizz Travels asal India, serta Air Cargo Pro dari Rusia, yang dituduh memberikan layanan penjualan dan dukungan kepada Mahan Air.

Dalam perkembangan terkait, Kantor Pengawasan Aset Asing AS (OFAC) juga menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan Iran DadeNegar, yang dianggap sebagai perusahaan front Garda Revolusi Iran. DadeNegar disebut mendukung operasi penargetan militer melalui situs web, mengumpulkan informasi tentang lokasi peralatan AS dan Israel, serta menerima permintaan terkoordinasi dengan Garda Revolusi untuk melakukan serangan terhadap target AS di Timur Tengah.

Departemen Keuangan menjelaskan bahwa sanksi baru ini diberlakukan berdasarkan Perintah Eksekutif Nomor 13224 tentang pemberantasan terorisme, serta sebagai pelaksanaan arahan kedua dari nota keamanan nasional presiden, yang bertujuan memutus akses Garda Revolusi Iran terhadap sumber daya keuangan dan logistik pendukung aktivitasnya.


Komentar (0)