Harga Minyak Turun di Tengah Antisipasi Kesepakatan Soal Selat Hormuz
Harga minyak dunia turun pada Jumat seiring investor memantau kemungkinan tercapainya kesepakatan antara negara Teluk dan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Poin Utama
AIHarga minyak dunia turun pada Jumat, seiring investor memantau tanda-tanda semakin dekatnya negara-negara Teluk dan Iran mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Kontrak berjangka minyak Brent turun 57 sen, atau 0,7 persen, menjadi 81,92 dolar AS per barel. Sementara itu, kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 33 sen, atau 0,4 persen, menjadi 76,96 dolar AS per barel. Harga minyak berjangka sempat naik lebih dari 3 dolar AS per barel pada penutupan perdagangan kemarin.
Harga minyak telah turun lebih awal pekan ini seiring meningkatnya peluang tercapainya solusi atas konflik, dan kedua acuan harga minyak tersebut diperkirakan mencatat kerugian mingguan hingga sekitar 9 persen.
Menurut kantor berita Reuters, seorang pejabat tinggi Iran menyatakan bahwa Teheran berupaya mengenakan biaya antara 5 persen hingga 7 persen dari nilai barang yang diangkut kapal melalui selat tersebut. Sementara itu, Oman membahas biaya sekitar 3 persen, sedangkan Amerika Serikat bersikeras agar tidak ada biaya yang dikenakan.
Di sisi lain, para investor juga menantikan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat hari ini, yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (bank sentral AS). Suku bunga yang tinggi meningkatkan biaya pinjaman konsumen, yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi permintaan minyak.
