Kementerian Industri: Pinjaman Fintech untuk Proyek Industri Naik 130%
Kementerian Industri dan Sumber Daya Mineral mencatat lonjakan pinjaman fintech ke proyek industri hingga 541 juta riyal Saudi pada semester pertama 2026.
Poin Utama
AIKementerian Industri dan Sumber Daya Mineral mengumumkan lonjakan signifikan dalam penyaluran pinjaman oleh perusahaan teknologi finansial (fintech) untuk proyek industri, yang mencapai 541 juta riyal Saudi pada semester pertama 2026. Angka ini naik 130% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika total pinjaman sebesar 234 juta riyal, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan kementerian menyediakan solusi pembiayaan beragam guna mendukung pertumbuhan dan stabilitas sektor industri di Arab Saudi.
Dalam pernyataan melalui akun resminya di platform X, kementerian menyebutkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan fintech terkemuka di Arab Saudi, di antaranya Taamid, Tarmeez Finansial, Dinar, Furas, Yanal, Sukuk, dan Lendo. Jumlah perusahaan yang diajak bekerja sama meningkat dari tiga pada semester pertama 2025 menjadi tujuh perusahaan pada semester pertama tahun ini.
Kemitraan ini bertujuan mengatasi tantangan pembiayaan yang dihadapi pelaku industri, serta menghubungkan mereka dengan delapan solusi fleksibel dan inovatif yang mendukung kelangsungan produksi dan ekspansi operasional. Produk yang ditawarkan meliputi pembiayaan modal kerja, pembiayaan faktur, dan pembiayaan ekspansi proyek industri.
Selain itu, kementerian telah menggelar serangkaian lokakarya bagi wirausaha dan investor industri untuk meningkatkan pemahaman tentang solusi pembiayaan yang ditawarkan perusahaan fintech serta cara memanfaatkannya. Kementerian juga memperluas kemitraan dengan perusahaan fintech guna mendiversifikasi produk pembiayaan dan meningkatkan volume pinjaman untuk sektor industri, termasuk berbagi basis data pabrik dengan penyedia solusi pembiayaan agar perusahaan industri lebih mudah mengakses dukungan keuangan sesuai kebutuhan mereka.
Sistem industri di Arab Saudi terus menyediakan berbagai insentif dan inisiatif untuk mendorong investasi industri, termasuk beragam pilihan pembiayaan, sejalan dengan target Visi 2030 yang menempatkan sektor industri sebagai pilar utama diversifikasi ekonomi nasional dan mendorong Arab Saudi menjadi kekuatan industri terkemuka.
Tampilkan tweet di platform X
