Lompat ke konten
Selasa, 11 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Perusahaan Minyak Nasional Libya Ancam Hentikan Operasi di Kilang Zawiya jika Serangan Berlanjut

Perusahaan Minyak Nasional Libya memperingatkan kemungkinan penghentian total operasi di Kilang Zawiya jika serangan terhadap fasilitas minyak terus berlanjut.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Kilang minyak Zawiya di Libya

Poin Utama

AI

Perusahaan Minyak Nasional Libya memperingatkan kemungkinan mengumumkan status force majeure dan penghentian total operasi di Kilang Zawiya jika serangan terhadap fasilitas dan aset minyak di wilayah tersebut terus terjadi.

Dalam pernyataan yang diunggah di akun resmi Facebook, perusahaan menyebutkan bahwa aset minyak di Kota Zawiya masih menjadi sasaran serangan sabotase menggunakan pesawat nirawak yang dikendalikan dari jarak jauh.

Perusahaan menjelaskan bahwa pabrik pencampuran dan pengemasan minyak milik Zawiya Oil Refining Company menjadi target dalam serangan terbaru, di mana sebuah drone jatuh di dekat tangki minyak utama dan jaringan pipa yang digunakan untuk memproduksi minyak bagi pasar domestik.

Perusahaan menegaskan bahwa serangan ini merupakan yang ketiga berturut-turut dalam dua hari terakhir, Minggu dan Senin, dan menganggap berulangnya serangan tersebut sebagai ancaman serius bagi aset minyak di kawasan itu, sehingga diperlukan intervensi segera dan menyeluruh dari otoritas terkait.

Perusahaan juga menyatakan tidak ada korban jiwa atau kerusakan material akibat serangan terakhir, namun meminta tim pemadam kebakaran dan keselamatan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap segala kemungkinan perkembangan situasi.

Perusahaan menekankan pentingnya meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, dengan prioritas utama melindungi nyawa, dan menegaskan bahwa jika serangan terus berlanjut, dewan direksi dapat mengambil langkah lebih tegas, termasuk mengumumkan status force majeure dan penghentian total operasi di Kilang Zawiya.

Komentar (0)