Industri Makanan Arab Saudi Lampaui 200 Miliar Riyal
Ketua Riset Sukuk Finansial, Faris Al-Qahtani, menyatakan industri makanan Arab Saudi telah menembus 200 miliar riyal dan menjadi pilar ketahanan pangan serta diversifikasi ekonomi.
Poin Utama
AIKetua Riset Sukuk Finansial, Faris Al-Qahtani, mengatakan industri makanan di Arab Saudi telah melampaui 200 miliar riyal Saudi dan kini menjadi pilar utama ketahanan pangan serta diversifikasi ekonomi.
Dalam wawancara di kanal Al-Ikhbariya, Al-Qahtani menambahkan bahwa meski menghadapi tantangan geopolitik dan logistik, tidak ditemukan hambatan signifikan pada sektor makanan di Arab Saudi. Saat ini terdapat lebih dari 1.900 pabrik makanan, sementara ekspor produk makanan diperkirakan mencapai 15 miliar riyal Saudi pada 2025 ke lebih dari 125 negara.
Ia juga menyebutkan, pasar layanan pengantaran makanan meningkat dari 13 miliar riyal Saudi pada 2023 menjadi sekitar 50 miliar riyal Saudi, dan diperkirakan mencapai 50 miliar riyal Saudi pada 2026. Peluang menjanjikan di sektor ini antara lain makanan sehat dan organik, makanan siap saji dan beku, serta budidaya perikanan.
Al-Qahtani menegaskan, Arab Saudi tidak hanya berfokus pada penyediaan pangan, tetapi juga membangun industri makanan yang kompetitif dan mampu mengekspor produk utama seperti susu, telur, kurma, dan unggas.
Tampilkan unggahan di platform X
