Harga Emas Turun di Tengah Penantian Data Inflasi AS
Harga emas turun setelah mencatat level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan, sementara investor menanti laporan inflasi utama Amerika Serikat untuk memprediksi arah suku bunga.
Poin Utama
AIHarga emas turun hari ini setelah sebelumnya mencatat level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan pada sesi perdagangan sebelumnya, sementara para investor menanti laporan utama mengenai inflasi di Amerika Serikat untuk memperkirakan arah suku bunga.
Emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi 4.642,74 dolar AS per ons. Harga emas sempat naik pada Selasa kemarin ke level tertinggi sejak pertengahan Mei, setelah mencatat kenaikan tajam pekan lalu menyusul pengumuman Departemen Keuangan AS tentang pembelian kembali obligasi. Namun, kontrak berjangka emas AS justru naik 0,1 persen menjadi 4.700,70 dolar AS.
Menurut kantor berita Reuters, data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Amerika Serikat untuk Juli—indikator inflasi pilihan utama Federal Reserve (bank sentral AS)—dijadwalkan akan dirilis.
Analis teknikal Reuters, Wang Tao, mengatakan emas di pasar spot berpotensi kembali menguji level resistance di 4.681 dolar AS, dan jika mampu menembusnya, harga bisa naik ke kisaran antara 4.707 hingga 4.743 dolar AS.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak di pasar spot naik 0,9 persen menjadi 69,26 dolar AS, platinum naik 0,4 persen menjadi 1.865,09 dolar AS, dan paladium menguat 1,3 persen menjadi 1.343,75 dolar AS.
