Lompat ke konten
Selasa, 1 September 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Ekonomi

Harga Emas Turun 1,2% Dipicu Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga emas turun 1,2% akibat kenaikan imbal hasil obligasi AS dan pasar menanti data ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk petunjuk arah kebijakan The Fed.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Emas batangan dan koin di atas grafik keuangan

Poin Utama

AI

Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor sepuluh tahun kembali naik hari ini, sehingga meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil, di tengah penantian pasar terhadap data penting ketenagakerjaan AS guna mencari petunjuk baru terkait prospek kebijakan moneter Federal Reserve.

Kondisi ini berdampak pada harga logam mulia, di mana harga emas di pasar spot turun 1,2% menjadi 4.393,89 dolar AS per ons, setelah pada sesi sebelumnya menyentuh level terendah sejak 19 Agustus.

Kontrak berjangka emas Amerika Serikat juga melemah 0,9% ke posisi 4.443,10 dolar AS per ons, sementara pasar menanti data ketenagakerjaan AS untuk mendapatkan sinyal baru mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS.

Penurunan juga terjadi pada logam mulia lainnya, di mana harga perak di pasar spot turun 1,2% menjadi 65,72 dolar AS per ons, sedangkan platinum melemah 0,1% ke 1.788,35 dolar AS. Sementara itu, harga paladium turun 1,5% menjadi 1.334,52 dolar AS per ons.


Komentar (0)