Bagaimana Perjanjian Penyimpanan Energi Baru Dukung Target 50% Energi Terbarukan Arab Saudi pada 2030
Perusahaan Saudi untuk Pembelian Energi menandatangani empat perjanjian proyek penyimpanan energi berbasis baterai berkapasitas 2.000 megawatt selama 4 jam, dengan investasi lebih dari 4,35 miliar riyal.
Poin Utama
AIPangeran Abdulaziz bin Salman bin Abdulaziz, Menteri Energi sekaligus Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral serta Ketua Dewan Direksi Perusahaan Saudi untuk Pembelian Energi, menyaksikan penandatanganan empat perjanjian proyek penyimpanan energi berbasis baterai dengan total kapasitas mencapai 2.000 megawatt selama 4 jam di Riyadh.
Perusahaan menjelaskan bahwa investasi untuk proyek-proyek ini melebihi 4,35 miliar riyal Saudi (1,16 miliar dolar AS), di bawah pengawasan Kementerian Energi, sebagai bagian dari kelompok pertama proyek penyimpanan energi dengan skema bangun-miliki-operasikan.
Rincian Proyek dan Konsorsium Pelaksana
Kelompok pertama proyek sistem penyimpanan energi berbasis baterai meliputi proyek Al-Muwayh dan Hadhn di wilayah Mekkah, serta proyek Al-Kahfah di wilayah Ha'il, masing-masing berkapasitas 500 megawatt selama 4 jam. Perjanjian untuk ketiga proyek ini ditandatangani dengan konsorsium Perusahaan Saudi untuk Pembelian Energi, ACWA Power, dan Al-Sharif Group untuk Konstruksi dan Pengembangan Komersial.
Sementara itu, proyek Al-Khashibi di wilayah Qassim, juga berkapasitas 500 megawatt selama 4 jam, perjanjiannya ditandatangani dengan konsorsium Engie dan Perusahaan Al-Haj Abdullah Ali Reza & Co. Ltd.
Dukungan bagi Energi Terbarukan dan Efisiensi Sistem Listrik
Proyek-proyek ini bertujuan meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan sistem penyimpanan energi dalam bauran energi nasional, agar dapat mencapai sekitar 50% pada 2030, sejalan dengan pertumbuhan permintaan listrik. Langkah ini juga dimaksudkan untuk memperkuat keandalan dan efisiensi sistem kelistrikan, meningkatkan fleksibilitas operasional, mendukung keamanan pasokan listrik, serta memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pemimpin global di bidang energi.
Perlu diketahui, Perusahaan Saudi untuk Pembelian Energi bertanggung jawab menyiapkan studi awal, menawarkan proyek pembangkit listrik dan penyimpanan energi, serta menandatangani perjanjian pembelian energi dan layanan penyimpanan dengan konsorsium pengembang.
