Lompat ke konten
Rabu, 5 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Gaya Hidup

Teknologi Baru Ubah Cara Menggoreng Kentang agar Lebih Rendah Lemak

Peneliti di Universitas Illinois menguji penggunaan gelombang mikro untuk menghasilkan kentang goreng yang menyerap lebih sedikit minyak tanpa mengubah rasa atau teksturnya.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 1 mnt baca
Peneliti uji teknologi baru goreng kentang

Poin Utama

AI

Peneliti di Universitas Illinois, Amerika Serikat, melakukan uji coba penggunaan energi gelombang mikro untuk menghasilkan kentang goreng yang menyerap lebih sedikit minyak tanpa memengaruhi rasa atau teksturnya.

Studi tersebut menyimpulkan bahwa menggabungkan metode penggorengan tradisional dengan energi gelombang mikro dapat mengurangi waktu memasak dan membatasi penyerapan minyak, sambil tetap menjaga tingkat kerenyahan yang diinginkan, menurut laporan Al Arabiya.

Rasa yang dihasilkan minyak pada makanan goreng membuat pengurangan lemak menjadi tantangan tersendiri, karena proses menggoreng tidak hanya memanaskan makanan tetapi juga melibatkan perubahan fisika yang kompleks.

Selama 90% waktu penggorengan, terjadi tekanan negatif di dalam kentang yang menciptakan efek hisap sehingga minyak lebih mudah terserap.

Peran gelombang mikro adalah membantu memanaskan air di dalam kentang secara langsung, bukan hanya mengandalkan perpindahan panas dari permukaan ke bagian dalam. Hal ini menghasilkan lebih banyak uap dan meningkatkan tekanan internal, sehingga mengurangi kemampuan minyak menembus jaringan kentang.

Para peneliti menilai sistem penggorengan baru ini dapat menghasilkan kentang goreng yang lebih rendah lemak tanpa mengorbankan rasa dan tekstur yang disukai konsumen, sekaligus memangkas waktu memasak dan meningkatkan efisiensi produksi.

Tim peneliti juga menyebutkan bahwa alat penggoreng industri yang saat ini digunakan di pabrik makanan dapat dimodifikasi untuk menambahkan generator gelombang mikro, sehingga penerapan teknologi ini secara komersial memungkinkan secara teknis dan ekonomis.

Komentar (0)