Lompat ke konten
Rabu, 5 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Gaya Hidup

Resmi, Konsorsium Dipimpin PIF Rampungkan Akuisisi Raksasa Game EA

Perusahaan game global Electronic Arts (EA) resmi diakuisisi konsorsium yang dipimpin Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, dan sahamnya dihapus dari Nasdaq.

AJEL Indonesia49 mnt lalu · 2 mnt baca
Logo Electronic Arts dan Dana Investasi Publik Arab Saudi

Poin Utama

AI

Perusahaan Electronic Arts (EA), salah satu perusahaan hiburan interaktif terbesar di dunia, pada Senin mengumumkan rampungnya proses akuisisi oleh konsorsium yang terdiri dari Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners. Dengan demikian, EA kini menjadi perusahaan privat dan sahamnya dihapus dari bursa Nasdaq.

Berdasarkan penyelesaian transaksi — yang kesepakatannya diumumkan pada 29 September 2025 dan telah disetujui para pemegang saham dalam rapat luar biasa pada 22 Desember 2025 — para pemegang saham akan menerima pembayaran tunai sebesar 210 dolar AS untuk setiap saham yang dimiliki hingga tanggal penutupan.

Kemitraan jangka panjang setelah 5 tahun investasi

Wakil Gubernur sekaligus Kepala Investasi Internasional PIF, Turki Alnowaiser, mengatakan, "Sebagai investor minoritas di EA selama lebih dari lima tahun, kami memahami secara mendalam platform unik EA, waralaba olahraga dan hiburan globalnya yang besar, serta kekayaan intelektual ikonisnya." Ia menambahkan, "Hiburan dan olahraga merupakan fokus strategis PIF, dan keduanya adalah sektor yang tumbuh dan berkembang paling pesat di dunia." Menurutnya, konsorsium ini berada pada posisi unik untuk menjadi mitra jangka panjang manajemen EA dalam mendorong pertumbuhan dan inovasi berkelanjutan bagi perusahaan dan industri.

Sementara itu, Ketua Dewan dan CEO EA, Andrew Wilson, menyatakan bahwa perusahaan memasuki "babak baru dari posisi yang kuat bersama mitra yang berbagi visi dan ambisi kami." Ia berkomitmen untuk "berinvestasi secara berani, mempercepat inovasi, dan membangun generasi berikutnya dari gim dan pengalaman bagi ratusan juta pemain."

CEO Silver Lake, Egon Durban, menegaskan bahwa konsorsium akan berinvestasi "secara besar-besaran" dalam pertumbuhan perusahaan, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan untuk pengembangan gim dan pengalaman pemain. Sementara Jared Kushner, CEO Affinity Partners, menyebut EA telah menciptakan kisah, karakter, dan komunitas yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari ratusan juta orang.

Portofolio EA

Electronic Arts, yang berbasis di Redwood City, California, merupakan salah satu pengembang dan penerbit gim terkemuka dunia. Pada tahun fiskal 2026, EA membukukan pendapatan sekitar 7,5 miliar dolar AS dan memiliki sejumlah waralaba terkenal di industri, seperti EA SPORTS FC (penerus seri FIFA), Battlefield, Apex Legends, The Sims, Madden NFL, Need for Speed, dan EA SPORTS F1.

Akuisisi ini sejalan dengan strategi Dana Investasi Publik yang menjadikan sektor gim dan olahraga elektronik sebagai prioritas, guna mendiversifikasi ekonomi domestik dan meningkatkan imbal hasil investasi.

Komentar (0)