SDAIA Buka Pendaftaran Lencana Profesional AI di Arab Saudi
Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Arab Saudi (SDAIA) membuka pendaftaran untuk mendapatkan Lencana Profesional Kecerdasan Buatan di Arab Saudi.
Poin Utama
AIOtoritas Data dan Kecerdasan Buatan Arab Saudi (SDAIA) hari ini mengumumkan pembukaan pendaftaran untuk mendapatkan "Lencana Profesional Kecerdasan Buatan" di Arab Saudi, yang diluncurkan pada awal tahun ini dalam rangkaian Konferensi Internasional Pembangunan Kapasitas Data dan Kecerdasan Buatan (ICAN 2026).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya SDAIA untuk membangun kerangka acuan dalam menilai para profesional di bidang data dan kecerdasan buatan, sebagai otoritas nasional untuk teknologi canggih ini dalam hal pengembangan, pengelolaan, dan regulasi, serta mengadopsinya berdasarkan standar ilmiah dan praktis yang setara dengan standar internasional tertinggi.
Pada tahap ini, terdapat dua bidang utama yang menjadi fondasi ekosistem teknologi data dan kecerdasan buatan, yaitu: "Insinyur Kecerdasan Buatan" (AI Engineer) yang mencakup keterampilan praktis dalam mengembangkan model dan sistem AI, serta "Ilmuwan Data" (Data Scientist) yang berfokus pada pembangunan algoritma dan kemampuan analitis untuk memperoleh wawasan dari data.
SDAIA menjelaskan bahwa para pendaftar akan mengikuti kerangka evaluasi standar yang terdiri dari tiga tingkat bertahap, yang pelaksanaannya diawasi oleh komite ilmiah independen beranggotakan para peneliti, akademisi, dan pakar dari sektor pemerintah maupun swasta, guna memastikan pengukuran kompetensi ilmiah, kemampuan analitis dan praktis, serta dampak nyata dari para pendaftar secara akurat dan objektif.
Melalui inisiatif ini, SDAIA bertujuan memberdayakan sumber daya manusia nasional dan menyediakan acuan terpercaya bagi berbagai sektor untuk mencapai tingkat kualifikasi tertinggi, sehingga memperkuat ekosistem regulasi kecerdasan buatan dan mendukung pencapaian Visi Saudi 2030 serta Strategi Nasional Data dan Kecerdasan Buatan dalam meneguhkan posisi Arab Saudi sebagai pusat global terdepan di sektor vital ini.
