Lompat ke konten
Jumat, 7 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Gaya Hidup

Ahli Medis Peringatkan 7 Dampak Buruk Cabai Pedas bagi Pencernaan dan Usus Besar

Dr. Fahd Al-Khudairi memperingatkan tujuh dampak negatif konsumsi cabai pedas terhadap sistem pencernaan dan usus besar.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Ilustrasi cabai pedas dan sistem pencernaan

Poin Utama

AI

Dr. Fahd Al-Khudairi, profesor dan peneliti di bidang medis, memperingatkan tentang tujuh dampak buruk cabai pedas terhadap sistem pencernaan dan usus besar.

Melalui akun resminya di platform X, Al-Khudairi menjelaskan bahwa konsumsi cabai pedas dapat menyebabkan beberapa masalah pada sistem pencernaan, di antaranya:

1 - Maag atau rasa panas di lambung: Cabai pedas merangsang produksi asam lambung dan meningkatkan risiko refluks asam lambung.

2 - Iritasi lapisan lambung: Dapat memperparah nyeri akibat tukak lambung dan peradangan pada selaput lendir.

3 - Mual dan muntah: Umumnya dialami oleh orang yang tidak terbiasa mengonsumsi makanan pedas.

4 - Diare: Cabai pedas mengaktifkan reseptor saraf (TRPV1) di usus, mempercepat proses pencernaan dan menyebabkan sensasi panas saat buang air besar.

Dampak cabai pedas pada usus besar

5 - Memicu iritasi pada penderita iritasi usus besar: Dapat memperparah nyeri, kram, dan perut kembung pada penderita sindrom iritasi usus besar.

6 - Hipersensitivitas viseral: Zat pedas meningkatkan respons saraf di usus besar terhadap tekanan dan gas.

7 - Peningkatan produksi lendir: Tubuh menghasilkan lendir tambahan untuk melindungi usus dari iritasi, yang dapat memperparah kram perut. Kram yang parah bisa menyebabkan nyeri hebat hingga memerlukan tindakan medis darurat, dan gejalanya kadang mirip dengan radang usus buntu.

Komentar (0)