Lompat ke konten
Senin, 3 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Gaya Hidup

Studi: Pengangkatan Gumpalan dengan Kateter Tingkatkan Pemulihan Stroke Luas

Penelitian terbaru menunjukkan pengangkatan gumpalan darah dengan kateter dapat meningkatkan peluang pemulihan pada pasien stroke iskemik luas dibandingkan pengobatan medis saja.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 3 mnt baca
Ilustrasi prosedur pengangkatan gumpalan darah pada stroke

Poin Utama

AI

Pemantauan terhadap uji klinis acak menunjukkan bahwa pengangkatan gumpalan darah dengan kateter dapat meningkatkan peluang pemulihan dan kemandirian fungsional setelah satu tahun pada pasien stroke iskemik luas, dibandingkan hanya dengan pengobatan medis, tanpa peningkatan nyata pada angka kematian jangka panjang.

Studi yang dipublikasikan di jurnal JAMA ini membahas hasil lanjutan dari uji "TESLA" yang meneliti efektivitas pengangkatan gumpalan di dalam arteri pada pasien yang biasanya dikecualikan dari prosedur ini karena luasnya area infark otak dan kemungkinan manfaat pembukaan arteri yang terbatas.

Rincian Studi dan Metode Pengobatan

Uji coba ini melibatkan pasien yang mengalami penyumbatan pada arteri karotis interna intrakranial atau bagian utama arteri serebri media, dua pembuluh darah besar yang jika tersumbat biasanya menyebabkan stroke berat. Semua peserta mulai mendapat pengobatan dalam waktu 24 jam sejak gejala muncul atau sejak terakhir kali diketahui dalam kondisi normal.

Peneliti menggunakan CT scan biasa tanpa pewarna untuk memperkirakan luas kerusakan otak, bukan teknik pencitraan canggih seperti CT perfusi atau MRI, sehingga hasil studi ini dapat diterapkan di berbagai pusat medis.

Hasil Positif Setelah Satu Tahun

Hasil awal menunjukkan perbaikan angka pada pasien yang menjalani pengangkatan gumpalan, meski perbedaannya belum mencapai batas statistik yang ditetapkan untuk membuktikan keunggulan prosedur. Namun, perbedaan antara kedua kelompok semakin besar dalam pemantauan lanjutan, di mana pasien yang menjalani prosedur menunjukkan kemandirian fungsional lebih baik setelah satu tahun, bahkan sebagian dapat berjalan tanpa bantuan meski masih membutuhkan dukungan dalam aktivitas sehari-hari.

Pada penilaian kualitas hidup terkait kesehatan, kelompok yang menjalani pengangkatan gumpalan mencatat hasil lebih baik dibandingkan kelompok yang hanya mendapat pengobatan medis.

Rekomendasi dan Harapan ke Depan

Para peneliti menyatakan bahwa perbedaan hasil antara tiga bulan dan satu tahun menunjukkan pasien stroke luas mungkin terus mengalami pemulihan lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya, dan evaluasi pengobatan pada 90 hari saja mungkin belum cukup untuk mengungkap seluruh manfaatnya.

Mereka juga menambahkan bahwa pasien dengan kerusakan otak luas mungkin memerlukan program rehabilitasi intensif dan berkepanjangan lebih dari tiga atau enam bulan, sebagaimana lazim pada program pemulihan konvensional.

Dalam konteks ini, para peneliti juga mengemukakan kemungkinan bahwa pemulihan aliran darah meski setelah infark besar dapat membantu mempertahankan jaringan saraf di sekitar area yang terdampak, sehingga otak memiliki kemampuan lebih besar untuk mengatur ulang fungsi dan beradaptasi selama bulan-bulan berikutnya. Namun, mereka menegaskan bahwa hipotesis peningkatan "plastisitas saraf" ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk dibuktikan.

Batasan Studi dan Perlunya Penelitian Tambahan

Para peneliti menekankan bahwa hasil ini mendukung perluasan pertimbangan penggunaan pengangkatan gumpalan pada sebagian pasien stroke luas, terutama dengan penggunaan CT scan biasa yang tersedia di sebagian besar rumah sakit. Namun, mereka memperingatkan agar hasil satu tahun ini tidak dianggap sebagai bukti final, karena hipotesis utama tidak ditetapkan sebelumnya untuk analisis ini, dan perhitungan statistik belum disesuaikan untuk perbandingan ganda.

Para peneliti juga menegaskan perlunya studi yang lebih besar untuk menentukan secara pasti pasien yang paling diuntungkan, serta mengetahui pengaruh usia, luas area yang terdampak, lokasi penyumbatan, dan kecepatan pemulihan aliran darah terhadap hasil jangka panjang.

Komentar (0)