Lompat ke konten
Sabtu, 1 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Gaya Hidup

Desa Warisan di Al-Baha Tarik Wisatawan Lewat Beragam Acara Musim Panas

Desa warisan di Al-Baha ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara selama musim panas berkat beragam acara budaya dan hiburan.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 2 mnt baca
Desa warisan di Al-Baha dengan wisatawan musim panas

Poin Utama

AI

Desa warisan di wilayah Al-Baha selama musim panas berubah menjadi destinasi utama untuk berbagai acara, festival, dan museum, menarik minat warga serta wisatawan dari seluruh penjuru Arab Saudi dan luar negeri untuk menjelajahi peradaban kuno serta menikmati pengalaman unik yang merefleksikan kehidupan masa lalu.

Al-Baha memiliki banyak desa bersejarah dan warisan yang tersebar di dataran tinggi dan kawasan Tihamah, seperti Qasr Bin Raqoush, Qal'at Bin Alas, Desa Dhi Ayn, Desa Al-Atawlah, Al-Abadilah, dan Desa Al-Mousa. Lokasi-lokasi ini telah mengalami pengembangan sehingga layak menjadi tujuan wisata nasional melalui berbagai proyek, inisiatif nyata, dan ide-ide inovatif.

Beragam Acara Warisan Budaya

Desa-desa ini menyajikan berbagai acara budaya dan seni, seperti pertunjukan permainan tradisional, tarian folklor, kegiatan menjahit dan menyulam, pembuatan pakaian tradisional, serta lokakarya seni, kursus kaligrafi Arab, dan seni lukis bebas. Selain itu, tersedia pula stan kerajinan tangan, miniatur warisan, kuliner khas, serta pertunjukan daur ulang kerajinan tradisional.

Mahdi Al-Kanani, Ketua Komite Media Festival Warisan Al-Atawlah, menjelaskan bahwa desa-desa warisan menonjolkan identitas dan sejarah Al-Baha, sehingga menjadi penggerak ekonomi penting dan berkontribusi pada pencapaian target visi nasional. Desa-desa ini juga memungkinkan pengunjung mengenal kehidupan sosial masyarakat tempo dulu, menyaksikan seni tradisional, adat istiadat, serta profesi turun-temurun.

Minat Meningkat dan Pengembangan Berkelanjutan

Festival Warisan Al-Atawlah berlangsung selama 10 hari dan mengalami kehadiran besar dari berbagai usia. Para wisatawan dapat mengenal tradisi dan kebiasaan yang dijalani para leluhur, seperti prosesi pengantin dan ritual penyambutan tamu yang mencerminkan keramahan masyarakat Al-Baha.

Lebih dari 72 desa dan situs bersejarah di Al-Baha mendapat perhatian dari berbagai pihak terkait, didukung pula oleh upaya masyarakat dalam rehabilitasi dan restorasi sesuai standar khusus guna menjaga identitas budaya serta meningkatkan posisi kawasan sebagai destinasi global untuk warisan dan budaya.

Komentar (0)