Lompat ke konten
Senin, 27 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Gaya Hidup

Jangan Simpan Bersama: Makanan yang Sebaiknya Tidak Dicampur di Kulkas

Dr. Andrei Dorokhov memperingatkan agar tidak menyimpan buah penghasil etilen seperti apel dan pisang bersama sayuran sensitif seperti mentimun dan wortel karena dapat mempercepat kerusakan.

AJEL Indonesia57 mnt lalu · 1 mnt baca
Buah dan sayuran di dalam kulkas

Poin Utama

AI

Dr. Andrei Dorokhov, dosen di Departemen Kimia Anorganik Universitas Teknik Rusia, memperingatkan agar tidak menyimpan buah dan sayuran yang mengeluarkan gas etilen di dekat makanan yang sensitif terhadap gas ini.

Dorokhov menjelaskan bahwa etilen adalah hormon alami tumbuhan yang dilepaskan banyak buah dan sayuran selama proses pematangan, sehingga mempercepat penuaan makanan di sekitarnya dan menyebabkan kerusakan.

Ia menyebutkan bahwa apel, alpukat, pisang, pir, aprikot, persik, plum, dan semangka merupakan sumber utama etilen, sementara mentimun, brokoli, kembang kol, sayuran daun, kentang, wortel, dan bawang adalah makanan yang sangat sensitif terhadap gas ini.

Ia menambahkan, tomat mengeluarkan etilen dalam jumlah sedang yang meningkat seiring kematangan. Mentimun akan cepat menguning dan kehilangan kekerasan jika terpapar etilen. Menyimpan apel di dekat kentang dapat mengurangi cita rasa dan mempercepat pertumbuhan tunas pada kentang, sementara wortel bisa menjadi pahit jika diletakkan di samping apel.

Ia menyarankan agar makanan penghasil etilen dipisahkan dari yang sensitif terhadap gas ini untuk memperpanjang masa simpan dan menjaga kualitasnya. Dorokhov juga menekankan pentingnya menggunakan wadah dan kantong kedap udara, menjaga suhu kulkas antara 0-4 derajat Celsius dan freezer pada -18 derajat Celsius, serta memantau tingkat kelembapan untuk mencegah kerusakan makanan kering dan berkembangnya serangga.

Komentar (0)