Lompat ke konten
Minggu, 2 Agustus 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Gaya Hidup

Madinah Terus Sambut Wisatawan Selama Libur Musim Panas

Madinah tetap menjadi tujuan utama wisatawan selama libur musim panas berkat kekayaan nilai agama, budaya, dan sejarahnya.

AJEL Indonesia2 jam lalu · 1 mnt baca
Wisatawan di Masjid Nabawi Madinah saat musim panas

Poin Utama

AI

Madinah terus menarik kunjungan wisatawan selama libur musim panas, berkat kekayaan nilai agama, budaya, dan sejarahnya, serta beragam destinasi hiburan dan pengalaman unik yang menawarkan perjalanan lengkap bagi pengunjung, memadukan ibadah, pengetahuan, dan penjelajahan warisan peradaban kota ini.

Masjid Nabawi menjadi tujuan utama para pengunjung, dengan layanan yang terintegrasi di sekitarnya bersama kawasan pusat kota yang menyediakan fasilitas akomodasi, pusat perbelanjaan, dan layanan publik. Selain itu, terdapat sejumlah destinasi edukatif, seperti Pameran Arsitektur Masjid Nabawi dan Pameran Sejarah Nabi serta Peradaban Islam, yang menyajikan informasi sejarah Masjid Nabawi dan perjalanan Nabi Muhammad dengan metode presentasi modern.

Madinah juga memungkinkan wisatawan menjelajahi berbagai situs bersejarah yang terkait dengan perjalanan Nabi Muhammad, terutama Masjid Quba yang terhubung dengan Masjid Nabawi melalui Jalan Quba. Kawasan ini kini menjadi destinasi pejalan kaki yang memadukan nilai sejarah dengan layanan komersial, restoran, kafe, serta pasar dan toko yang menawarkan produk lokal dan cendera mata.

Selama libur musim panas, Madinah juga menggelar berbagai acara dan pengalaman, termasuk pasar musiman, destinasi budaya dan hiburan, lokasi wisata pertanian, serta Musim Kurma Madinah. Hal ini memungkinkan pengunjung mengenal berbagai jenis kurma dan produk olahannya, sekaligus mempererat hubungan mereka dengan warisan pertanian dan budaya setempat.

Otoritas Pengembangan Wilayah Madinah terus melaksanakan proyek pengembangan ruang publik, alun-alun, dan destinasi umum, guna meningkatkan kualitas hidup, memperkaya pengalaman wisatawan, serta menghubungkan mereka dengan situs bersejarah dan budaya melalui jalur dan ruang budaya yang menonjolkan identitas agama dan warisan kota. Upaya ini sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030 dalam mengembangkan destinasi wisata dan meningkatkan pengalaman jamaah serta wisatawan.

Komentar (0)