Inzaghi: Laga melawan Al Gharafa berlangsung ketat, Al Hilal pantas menang
Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, menilai timnya pantas meraih kemenangan atas Al Gharafa dalam laga Liga Champions Asia 2026-2027 yang berlangsung sengit.
Poin Utama
AIRuang konferensi pers di Stadion Kingdom Arena pada Selasa malam menjadi saksi konferensi pers usai laga antara Al Hilal dari Arab Saudi dan Al Gharafa dari Qatar dalam ajang Liga Champions Asia untuk elite musim 2026-2027.
Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, menegaskan bahwa pertandingan berlangsung sengit dan intens. Ia menyebut timnya berupaya keras mencetak gol dan berhasil melakukannya meski sempat membuang sejumlah peluang, seraya menambahkan bahwa yang terpenting adalah meraih kemenangan dan tiga poin penuh.
Inzaghi juga menjelaskan bahwa Al Hilal kebobolan satu gol yang sebenarnya ingin dihindari, karena mereka berusaha menuntaskan laga tanpa kebobolan. Ia menyoroti pentingnya kembalinya Salem Al Dawsari dan Ali Lajami dari cedera, mengingat keduanya merupakan pemain kunci di tim, serta berharap keduanya bisa sepenuhnya pulih setelah jeda Liga Pro Saudi.
Pelatih Al Hilal itu menambahkan bahwa awal musim timnya berjalan baik, dengan meraih delapan kemenangan dan hanya satu kali kalah, serta menunjukkan performa solid baik di lini pertahanan maupun serangan, di tengah banyaknya agenda penting yang menanti ke depan.
Terkait rekrutan baru musim ini, Inzaghi menegaskan bahwa Al Hilal memperkuat skuad dengan sejumlah pemain berkualitas, dan menekankan pentingnya seluruh anggota tim, baik starter maupun cadangan, yang mampu memberikan kontribusi signifikan.
Sementara itu, Sergej Savic, pemain Al Hilal yang terpilih sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut, mengungkapkan kegembiraannya atas kemenangan tim. Ia menilai Al Hilal memulai kompetisi dengan baik dan mampu menciptakan banyak peluang, serta menekankan pentingnya meraih tiga poin.
Savic juga menyatakan harapannya untuk membawa Al Hilal menjuarai kompetisi Asia, setelah dua musim sebelumnya gagal meraih gelar tersebut.
Di sisi lain, pelatih Al Gharafa, Pedro Martins, mengatakan timnya turun ke lapangan dengan target tampil kompetitif dan meraih hasil positif. Ia menjelaskan bahwa Al Gharafa memulai laga dengan baik dan memiliki dua peluang yang seharusnya bisa dimaksimalkan.
Martins menyebut Al Hilal sebagai salah satu tim terkuat di kompetisi ini berkat kualitas pemain yang dimiliki, sehingga mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan membuat laga menjadi sulit bagi Al Gharafa. Namun, ia tetap puas dengan usaha yang ditunjukkan para pemainnya.
Pelatih Al Gharafa itu menambahkan bahwa perbedaan kualitas antara kedua tim sangat jelas, dan timnya sudah menyadari beratnya laga ini sejak awal. Ia juga menegaskan tidak menyesali keputusan-keputusan yang diambil selama pertandingan.
Mengenai aspek teknis Al Hilal, Martins menilai tim lawan sangat solid dan tidak memiliki kelemahan yang mencolok, baik di lini pertahanan maupun serangan, serta didukung pemain-pemain berkualitas tinggi.
