Lompat ke konten
Jumat, 31 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Olahraga

Komite Wasit Saudi Terapkan Revisi Aturan IFAB Mulai Musim 2026-2027

Komite Wasit PSSI Arab Saudi akan menerapkan revisi aturan IFAB mulai musim 2026-2027, termasuk perubahan pergantian pemain, aksesori, dan VAR.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Komite Wasit Arab Saudi umumkan revisi aturan IFAB

Poin Utama

AI

Komite Wasit di Federasi Sepak Bola Arab Saudi mengumumkan penerapan revisi aturan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) pada hukum sepak bola, mulai musim kompetisi baru 2026-2027.

Perubahan tersebut meliputi kewajiban pemain yang diganti untuk meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik. Jika terlambat, pemain pengganti baru boleh masuk setelah satu menit. Pemakaian aksesori kini diizinkan asalkan tidak berbahaya, aman, dan tertutup.

Revisi juga memungkinkan wasit menerapkan prinsip advantage saat restart dilakukan secara tidak tepat, serta memberi wewenang VAR untuk meninjau kartu kuning kedua yang keliru dan menyebabkan pemain diusir. Selain itu, kesalahan identifikasi pemain saat pemberian kartu dapat dikoreksi.

Rincian Tambahan atas Revisi Baru

Pemain yang menerima perawatan di luar lapangan wajib menunggu satu menit sebelum kembali bermain. Bola akan diberikan kepada tim yang jelas-jelas akan menguasainya saat bola dijatuhkan setelah permainan terhenti. Hanya kapten tim yang boleh berkomunikasi dengan wasit selama pertandingan, dan pemain yang meninggalkan lapangan untuk memprotes keputusan wasit akan langsung diusir.

Selain itu, wasit tidak lagi mengeluarkan kartu dalam beberapa kasus penggagalan peluang emas atau handball jika prinsip advantage diterapkan dan situasi berakhir dengan gol. VAR kini dapat turun tangan jika terjadi pelanggaran sebelum tendangan bebas yang berdampak langsung pada hasil pertandingan.

Untuk mengurangi pemborosan waktu, akan diterapkan hitung mundur lima detik saat terjadi keterlambatan lemparan ke dalam atau tendangan gawang. Aturan juga mengatur insiden double touch tidak sengaja pada penalti, serta memungkinkan peninjauan keputusan keliru terkait tendangan sudut sesuai ketentuan yang berlaku.

Komentar (0)