Otoritas Al-Qassim Mulai Bongkar Bangunan Rawan Roboh di Buraidah
Otoritas Al-Qassim mulai membongkar bangunan dan bengkel terbengkalai yang rawan roboh di Buraidah demi keselamatan publik, dan mengimbau pemilik untuk menyelesaikan prosedur dalam 30 hari.
Poin Utama
AIOtoritas Wilayah Al-Qassim, bekerja sama dengan Komite Bangunan Rawan Roboh, mulai melaksanakan pembongkaran bangunan dan bengkel terbengkalai yang rawan roboh di sejumlah kawasan Kota Buraidah, guna mengurangi risiko yang dapat mengancam keselamatan umum, penduduk, pejalan kaki, dan warga sekitar.
Juru bicara resmi Otoritas Al-Qassim, Naif bin Abdurabbah Al-Nafie, menjelaskan bahwa proses pembongkaran ini menyasar bangunan dan fasilitas lama yang sebelumnya sudah diberi peringatan kepada pemiliknya untuk membongkar atau mengurus prosedur ke instansi terkait, namun tidak mendapat respons.
Al-Nafie menambahkan, daftar bangunan yang termasuk dalam program ini meliputi bangunan dari tanah liat, beton, rumah tradisional, serta bengkel besi yang terbengkalai dan rawan roboh. Ia menegaskan, otoritas akan terus menangani lokasi-lokasi tersebut sesuai prosedur yang berlaku demi meningkatkan keselamatan publik dan mengurangi kerusakan serta risiko yang ditimbulkan oleh bangunan terbengkalai.
Otoritas mengimbau para pemilik properti dan bengkel yang menjadi sasaran untuk segera menghubungi Dinas Urusan Teknis, melalui Departemen Darurat dan Krisis serta Komite Bangunan Rawan Roboh, dan menyelesaikan seluruh prosedur yang diperlukan dalam waktu maksimal 30 hari sejak pengumuman ini. Komunikasi dengan komite juga dapat dilakukan melalui nomor 0163168249.
