RS King Fahd Jazan Berhasil Tangani Kasus Langka Sindrom Shulman
Tim reumatologi RS King Fahd Jazan berhasil mendiagnosis dan mengobati kasus langka peradangan fasia eosinofilik atau sindrom Shulman.
Poin Utama
AITim reumatologi di Rumah Sakit King Fahd Jazan, yang merupakan bagian dari Jaringan Kesehatan Jazan, mencatat pencapaian medis dengan berhasil mendiagnosis dan mengobati kasus langka peradangan fasia eosinofilik (eosinophilic fasciitis), yang juga dikenal sebagai sindrom Shulman. Penyakit autoimun langka ini menyerang fasia, yaitu selaput fibrosa yang membungkus otot dan jaringan, dan dapat menyebabkan penebalan kulit, kekakuan, serta keterbatasan gerak sendi.
Pasien perempuan tersebut datang ke rumah sakit dengan keluhan gejala berat, berupa kekakuan kulit yang jelas, pembengkakan pada anggota gerak, dan kesulitan menggerakkan beberapa sendi, sehingga memengaruhi aktivitas hariannya.
Setelah dilakukan evaluasi klinis, tim medis mencurigai adanya peradangan fasia eosinofilik dan segera mengambil tindakan dengan melakukan pemeriksaan laboratorium dan imunologi khusus, serta biopsi kulit dan fasia yang terdampak. Hasil pemeriksaan mengonfirmasi diagnosis tersebut.
Berdasarkan kecurigaan klinis yang kuat, tim memulai penanganan medis lebih awal bersamaan dengan proses pemeriksaan diagnostik, sehingga pasien dapat merespons terapi dengan cepat dan kondisinya membaik.
Dengan pemantauan rutin di klinik reumatologi, pasien menunjukkan perbaikan bertahap, berupa penurunan gejala, kembalinya elastisitas kulit, dan peningkatan gerak sendi, hingga akhirnya gejala menghilang dan kondisinya membaik secara signifikan.
Keberhasilan ini mencerminkan kesiapan tenaga medis di Rumah Sakit King Fahd Jazan, bagian dari Jaringan Kesehatan Jazan, dalam menangani kasus reumatologi yang langka dan kompleks, serta pemanfaatan metode diagnostik khusus dan penerapan protokol terapi yang diakui.
