Otoritas Pengembangan Wilayah Timur Mulai Survei Sosial Ekonomi
Otoritas Pengembangan Wilayah Timur memulai survei sosial ekonomi di seluruh wilayah pada September untuk mengukur indikator pembangunan dan kondisi hidup.
Poin Utama
AIOtoritas Pengembangan Wilayah Timur mengumumkan dimulainya tahap survei sosial ekonomi di seluruh kabupaten Wilayah Timur pada bulan September ini, sebagai bagian dari siklus ketiga observatorium perkotaan untuk mengukur indikator pembangunan dan mempelajari kondisi pembangunan serta kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.
Survei ini bertujuan mengumpulkan data statistik sosial dan ekonomi melalui sejumlah pertanyaan yang diajukan kepada kepala keluarga atau anggota keluarga dewasa, guna menyediakan data akurat yang membantu memahami tantangan masyarakat serta mendukung para pengambil kebijakan dalam merancang rencana dan program pembangunan berbasis data terpercaya, yang berkontribusi pada peningkatan layanan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Wakil Presiden Eksekutif Bidang Perencanaan dan Pengembangan Perkotaan Otoritas Pengembangan Wilayah Timur, Abdullah bin Misfer Al-Qahtani, mengatakan: "Rencana survei ini mencakup pelatihan lebih dari 60 peneliti untuk memastikan pengumpulan data secara akurat dan efisien di 13 kabupaten, yaitu Dammam, Khobar, Jubail, Qatif, Al-Ahsa, Hafar Al-Batin, Qaryat Al-Ulya, Khafji, Al-Bayda, Al-Udair, Buqayq, Nairiyah, dan Ras Tanura. Survei ini menargetkan pengumpulan 14.000 formulir dari keluarga di wilayah tersebut, guna meningkatkan akurasi informasi dan menyediakan basis data terintegrasi yang mendukung perencanaan strategis dan pembangunan berkelanjutan di Wilayah Timur."

