Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Jepang Selatan, Peringatan Tsunami Dicabut
Gempa berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang Jepang selatan pada Selasa, memicu peringatan tsunami yang kemudian dicabut setelah tidak terdeteksi aktivitas tsunami.
Poin Utama
AIGempa berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang Jepang selatan pada Selasa, mendorong otoritas setempat mengeluarkan peringatan potensi tsunami sebelum akhirnya mencabut peringatan tersebut setelah tidak terdeteksi adanya aktivitas tsunami.
Badan Meteorologi Jepang melaporkan bahwa gempa tersebut mencapai tingkat tertinggi pada skala nasional pengukuran intensitas gempa yang dikenal sebagai "Skala Shindo", dengan pusat gempa berada di Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu, selatan negara itu.
Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan darurat gempa untuk warga di Prefektur Kumamoto, Nagasaki, Kagoshima, Fukuoka, Saga, Oita, dan Miyazaki, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk keselamatan.
Tampilkan unggahan di platform X
Pada kesempatan terpisah, Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, mengumumkan adanya korban luka dan sejumlah bangunan yang runtuh akibat gempa, namun belum merinci jumlah kerugian secara keseluruhan.
Tampilkan unggahan di platform X
Sementara itu, otoritas pengawas sektor nuklir Jepang memastikan tidak ada gangguan pada fasilitas nuklir setelah gempa, dan perusahaan listrik lokal Kyushu menyatakan tiga reaktor nuklir di wilayah tersebut tetap beroperasi secara normal.
