Lompat ke konten
Senin, 27 Juli 2026 · Riyadh
العربيةEnglishBuletinKontak
Dunia

Iran Tegaskan Tidak Ada Negosiasi dengan Amerika Serikat, Hening Bukan Gencatan Senjata

Iran membantah adanya negosiasi dengan Amerika Serikat dan menegaskan bahwa situasi tenang saat ini bukan berarti gencatan senjata, di tengah jeda serangan selama tiga hari.

AJEL Indonesia1 jam lalu · 1 mnt baca
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran dalam konferensi pers

Poin Utama

AI


Iran membantah sedang melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat saat ini, menegaskan bahwa laporan mengenai permintaan untuk melanjutkan pembicaraan tidak benar, di tengah jeda saling serang yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, dalam konferensi pers mingguan, menyatakan bahwa Teheran tidak meminta dimulainya kembali pembicaraan dengan Amerika Serikat. Ia menyebut kabar mengenai permintaan negosiasi langsung di Pakistan atau Doha sebagai "berita palsu".

Baghaei menegaskan bahwa situasi tenang saat ini bukanlah gencatan senjata. Ia menambahkan, setiap langkah baru dari Amerika Serikat akan mendapat respons dari Iran. Ia juga menjelaskan bahwa Iran tidak menolak penggunaan diplomasi untuk melindungi kepentingan nasionalnya, namun tidak akan mengambil langkah yang dapat diartikan Washington sebagai kemunduran selama, menurutnya, "tindakan permusuhan dan serangan" terhadap Iran masih berlangsung.

Ia menambahkan, para mediator mungkin menyampaikan pesan dari pihak Amerika terkait perkembangan di kawasan, namun hal itu tidak berarti ada negosiasi antara kedua negara. Ia menegaskan, "Saat ini, kami tidak melakukan negosiasi apa pun dengan pihak Amerika."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran juga membela nota kesepahaman Islamabad, dan menuduh Amerika Serikat melanggarnya sebelum pengaturan navigasi di Selat Hormuz selesai.

Pernyataan Baghaei ini muncul setelah tiga malam berturut-turut tanpa serangan Amerika terhadap Iran, setelah sebelumnya terjadi 13 malam serangan beruntun dan respons Iran yang menyasar sejumlah lokasi di kawasan.


Komentar (0)